Balkoters Talks Kupas Transformasi Pasar Menuju Kota Global

Rabu, 24 September 2025 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 2351

Balkoters Talks Kupas Transformasi Pasar Menuju Kota Global

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Koordinatoriat Wartawan Balaikota dan DPRD DKI Jakarta atau yang biasa disebut Balkoters, Rabu (24/9), mengadakan talkshow bertema Transformasi Pasar di Jakarta menuju Kota Global.  

"Perkembangan pasar menjadi isu yang menarik untuk disoroti," 

Ketua Balkoters, Sammy Edward Watimena menjelaskan, kegiatan menghadirkan Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, Direktur Utama Pasar Jaya, Agus Himawan dan Anggota DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga, sebagai narasumber.

"Perekonomian atau aspek bisnis merupakan salah satu dari lima dimensi utama variabel kota global. Karena itu, perkembangan pasar menjadi isu yang menarik untuk disoroti," katanya.

Dijelaskan Sammy, perkembangan kekinian pasar konvensional tengah bersaing dengan e-commerce. Apalagi, belakangan berkembang isu kondisi puluhan pasar di Jakarta dalam kondisi kurang layak.

Ia berharap, talkshow ini bisa memberikan gambaran tentang arah pengembangan pasar di Jakarta ke depan, serta jadi insight bagi jurnalis yang sehari-hari bertugas di Balaikota dan DPRD DKI Jakarta.

"Kami berharap hasil dari diskusi ini juga bisa menjadi insight bagi berbagai pihak untuk mengawal pembangunan Jakarta lebih baik," tegasnya.

Direktur Utama Pasar Jaya, Agus Himawan mengaku, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pasar, tidak hanya menjadi layak tapi juga mampu menjawab tantangan zaman. Karena itu, pihaknya terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pasar.

Dari total 153 pasar, ungka Agus, sebanyak 80 di antaranya sudah dalam kondisi baik dan hanya 34 saja yang tersisa mengalami kerusakan. Lalu, sembilan  lain dalam proses renovasi dan 30 sisanya masuk dalam kategori cukup baik.

"Kami tidak hanya merenovasi perbaikan fisik, tapi juga meningkatkan sarana prasarana untuk menjawab perkembangan," ujarnya.

Dijelaskan Agus,sepanjang 2024 pihaknya telah melakukan pengembangan sistem pembayaran biller payment provider (BPP) di 30 pasar, sistem pembayaran QRIS di 57 pasar, pemasaran kios secara digital di empat pasar serta penambahan sarana olahraga seperti lapangan bulutangkis, futsal dan padel di 19 pasar.

Pada 2025 ini, lanjut Agus, pihaknya melakukan revitalisasi mempergunakan anggaran penyertaan modal daerah (PMD) pada Pasar Kombongan, Kwitang Dalam, Gandaria dan Pasar Petojo Enclek. 

Sedangkan lima lainnya, yakni, Pasar Kramat Jaya, Sungai Bambu, Kampung Ambon, Pasar Lontar dan Kebon Melati serta Pasar Gardu Asem, masuk dalam perencanaan revitalisasi menggunakan PMD 2025.

Selain itu, pihaknya juga telah merencanakan pengembangan sarana olahraga di delapan pasar, revitalisasi bekerjasama dengan pihak ketiga di enam pasar, pembangunan pengolahan sampah mandiri di Pasar Induk Kramat Jati, pengecatan eksterior 19 pasar, pengembangan sistem pembayaran BPP di 30 pasar dan pengembangan sistem pemasaran kios digital di lima pasar.

"Kita juga tengah melakukan pembahasan bersama PUPR untuk pembangunan hunian di Pasar Minggu agar hasilnya bisa menjadi TOD seperti di Pasar Rumput," tegasnya.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong pembenahan pasar konevsional agar bisa bersaing dengan e-commerce.

Menurutnya, pasar konevsional memiliki keunikan tersendiri lantaran memfasilitasi interaksi konsumen dengan pedagang secara tatap muka.

Ditegaskan Eli, interaksi langsung tawar menawar di pasar itu merupakan nilai tambah yang tidak tergantikan. 

Agar bisa mendatangkan konsumen, Eli menegaskan kenyamanan pasar harus diperhatikan mulai dari fasilitas memadai hingga akses yang mudah dijangkau.

Tidak hanya peningkatan kualitas pasar yang ada, Eli mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta tengah mempersiapkan lokasi kawasan baru yang bisa menjadi destinasi kunjungan wisata dan perbelanjaan. 

Dicontohkannya, saat ini pihaknya tengah konsern mengkaji konsep kawasan Pasar Baru terintegrasi dengan Kawasan Lapangan Banteng yang juga terdapat bangunan Pos Bloc, Gedung Kesenian Jakarta, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di sekitarnya.

"Kawasan itu kami rancang menjadi destinasi baru. Jadi kami coba suusan bagaimana perekonomian Jakarta dibangun berdasar pasar demikian," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan, revitalisasi pasar tradisional

Rano: Revitalisasi Pasar akan Dilaksanakan Bertahap

Kamis, 11 September 2025 4625

Pasar Lontar Kebon Melati salah satu pasar tradisional yang akan direvitalisasi

Perumda Pasar Jaya Konsisten Revitalisasi Pasar Tradisional

Jumat, 19 September 2025 4441

Rano Pastikan Groundbreeaking Revitalisasi Pasar Dimulai Tahun ini

Rano Pastikan Groundbreeaking Revitalisasi Pasar Dimulai Tahun ini

Rabu, 16 Juli 2025 2705

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7096

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4786

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1752

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2429

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 950

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks