Kamis, 28 Agustus 2025 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 175
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Sebanyak 58 anggota Pramuka dari Kwartir Daerah Provinsi DKI Jakarta, Kwartir Cabang Jakarta Utara, Pusat, Selatan, Timur, Barat dan Kepulauan Seribu, mendapat edukasi tentang penggunaan obart dan makanan aman.
"Menumbuhkan budaya obat dan makanan aman yang berkelanjutan,"
Edukasi yang digelar Satuan Karya Pengawasan Obat dan Makanan (Saka POM) DKI Jakarta ini, dikemas dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dengan tema “Pramuka Berdaya, Obat dan Makanan Terjaga”, Rabu (27/8).
Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya Saka POM dalam menyemarakkan Hari Pramuka 2025.
"Melalui Saka POM, anggota Pramuka dapat terlibat langsung dalam pemantauan, pengujian dan penyebaran informasi obat dan makanan yang aman,” katanya, melalui rilis yang diterima Redaksi Beritajakarta, Kamis (28/8).
Sofie juga menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keamanan obat dan makanan. Karena itu, Sofie menekankan Pramuka tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan kepanduan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat mengenai produk aman.
Selama kegiatan, para peserta diberi wawasan pengetahuan mengenai tiga krida, yaitu Krida Pemantauan Obat dan Makanan, Krida Informasi Obat dan Makanan, serta Krida Pengujian Sederhana Obat dan Makanan.
Lalu, mereka juga diajak untuk memahami cara mengenali obat dan makanan yang tidak memenuhi standar, melakukan pengujian sederhana, dan menyampaikan informasi penting kepada lingkungan sekitar mereka.
Kegiatan ini diharapkan Sofie bisa menjadi langkah nyata Saka POM DKI Jakarta dalam memberdayakan generasi muda sekaligus memperkuat literasi kesehatan masyarakat.
Dengan begitu,lanjut Sofie, nantinya Krida dalam Saka POM bukan sekadar pembelajaran, tetapi juga menjadi panggilan bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan obat dan makanan.
"Melalui semangat Pramuka, pengetahuan dan kepedulian dapat menyebar menjangkau setiap lapisan masyarakat. Serta
menumbuhkan budaya obat dan makanan aman yang berkelanjutan," t andasnya.