Pramono Apresiasi Kinerja Kader Dasawisma

Kamis, 03 Juli 2025 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1595

 Pramono Apresiasi Kinerja Kader Dasawisma

(Foto: Nugroho Sejati)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memberikan apresiasi kepada para kader Dasawisma atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam pembangunan Jakarta. Salah satunya yakni dengan menaikan dana operasional bagi kader Dasawisma sebesar Rp250 ribu, menjadi Rp750 ribu.

"Yang paling penting bekerja dengan hati,"

Kenaikan dana operasional bagi Dasawisma ini berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 497 tahun 2025 tentang Satuan Biaya Operasional Bulanan Koordinator Kelompok Dasawisma.

"Keputusan Gubernur Nomor 497 tahun 2025, ibu-ibu sekalian mendapatkan operasional yang lumayan. Yang dulunya Rp500 ribu menjadi Rp750 ribu," ujar Pramono di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/7).

Meskipun menambah beban APBD, namun kenaikan dana operasional bagi 76.114 kader Dasawisma ini diperlukan mengingat peran mereka sebagai ujung tombak Pemprov DKI dalam membangun Jakarta.

Dengan adanya kenaikan operasional ini, Pramono berharap tugas para kader Dasawisma dalam mengumpulkan data masyarakat menjadi lebih akurat.

"Saya sungguh menitipkan agar kader Dasawisma di semua tingkatan ini tetap bekerja keras untuk mendapatkan keakuratan data, bekerja dengan gotong royong, dan yang paling penting bekerja dengan hati," jelasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Iin Mutmainnah menyampaikan, acara Pengarahan kepada Dasawisma Provinsi DKI Jakarta digelar dalam rangka memberikan apresiasi kepada kader Dasawisma atas peran dan kinerjanya.

"Kegiatan ini juga bertujuan agar kader Dasawisma dapat mendengarkan arahan dan pemberian motivasi langsung dari Bapak Gubernur selaku pimpinan tertinggi dan juga dari Ibu Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta," tutur Iin.

Kegiatan diikuti 76.114 kader Dasawisma seluruh DKI Jakarta, di mana sebanyak 155 kader Dasawisma di antaranya hadir secara langsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta. Sementara, perwakilan kader Dasawisma di tingkat RT/RW mengikuti acara ini secara daring.

Iin menjelaskan, kenaikan operasional ini merupakan tindak lanjut dari salah satu Quick Wins Gubernur Pramono Anung. Kajian telah dilakukan dan kenaikan dana operasional ini telah diajukan dalam APBD Perubahan Tahun 2025.

"Quick Wins tersebut merupakan bentuk perhatian Bapak Gubernur terhadap kader Dasawisma yang dianggap telah banyak berperan dalam pemberdayaan masyarakat di DKI Jakarta hingga saat ini," jelas Iin.

Tugas kader Dasawisma di antaranya meliputi pendataan keluarga satu pintu, penyebaran informasi kepada masyarakat, dan lain sebagainya.

BERITA TERKAIT
Pramono Resmi Naikkan Operasional Dasawisma Jadi Rp 750 Ribu

Pramono Tambah Operasional Dasawisma Jadi Rp750 Ribu

Selasa, 01 Juli 2025 1828

Petugas Satpol PP Jangkau Empat PPKS di Kelapa Gading

Empat PPKS di Kelapa Gading Dibawa ke Panti untuk Dibina

Kamis, 03 Juli 2025 910

Kampung Susun Bayam Masuki Tahap Akhir Persiapan Hunian

Kampung Susun Bayam Masuki Tahap Akhir Persiapan Hunian

Rabu, 02 Juli 2025 1450

Gubernur Pramono Minta Pansus Pendidikan Tunggu Hasil Revisi UU Sisdiknas

Pansus Raperda Pendidikan Diminta Tunggu Hasil Revisi UU Sisdiknas

Kamis, 03 Juli 2025 1542

BERITA POPULER
CKG Terintegrasi Tracing TB jaksel otoy

Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

Selasa, 01 September 2026 1273

2.200 Lansia Ikuti Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jaktim

Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

Kamis, 03 September 2026 752

IMG 20260903 WA0080

Gagasan Mahasiswa Penting untuk Bangun Kebijakan Udara Bersih

Kamis, 03 September 2026 593

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 1130

Satpol jaktim jaga kramat jati nur

Penataan Pedagang Kramat Jati Tekankan Ketertiban dan Keberlanjutan Ekonomi

Rabu, 02 September 2026 647

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks