Lumpur SPALD di Kepulauan Seribu Dijadikan Media Tanam

Kamis, 12 Juni 2025 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 814

Sudin SDA Kepulauan Seribu Manfaatkan Lumpur SPALD Jadi Media Tanam

(Foto: Anita Karyati)

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu berinovasi memanfaatkan lumpur hasil olahan dari Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) Zona Utara di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, menjadi media tanam ramah lingkungan.

"Hasilnya bagus dan subur"

Kepala Sudin Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu, Mustajab mengatakan, inovasi ini merupakan bagian dari aksi perubahan yang didorong oleh keterbatasan armada penyedot lumpur di wilayah kepulauan.

"Selama ini lumpur IPAL di daratan dikelola oleh PD PAL Jaya dan dibuang ke IPLT. Namun, di pulau belum tersedia armada penyedot, sehingga kami mencari cara alternatif agar limbah ini tidak mencemari lingkungan," ujarnya, Kamis (12/6).

Ia menjelaskan untuk mengembangkan inovasi tersebut, pihaknya berkolaborasi dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) dalam pemanfaatan sampah organik menjadi kompos (pupuk).

Dalam prosesnya, kata Mustajab, Lumpur dari hasil pengolahan IPAL, termasuk endapan dari manhole yang rutin dibersihkan itu dikumpulkan dalam karung dan ditempatkan di bak pengering (sludge drying bed) guna menghancurkan bakteri di dalamnya. Setelah dikeringkan, lumpur tersebut dicampur dengan kompos dari sampah organik.

"Kami sudah melakukan uji coba ini selama dua pekan pada tanaman Kangkung, hasilnya bagus dan subur. Ini jauh lebih efisien," terangnya.

Mustajab menambahkan, inovasi ini juga telah disosialisasikan secara langsung kepada masyarakat Pulau Tidung agar mereka bisa memanfaatkan lumpur tersebut. Inovasi ini diharapkan dapat menjaga ketahanan pangan di wilayah Kepulauan Seribu.

"Inovasi ini akan berkelanjutan, tidak hanya di Pulau Tidung namun di pulau lainnya. Saya harap pemanfaatan limbah menjadi media tanam ini tersebar di kalangan masyarakat, sehingga semakin banyak mereka yang melakukan urban farming," harapannya.

Sementara itu, anggota Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Selatan, Munawar menyampaikan apresiasi atas upaya ini. Sebab, inovasi tersebut bisa menjadi contoh pengelolaan limbah berbasis masyarakat.

"Kalau memang bermanfaat bagi masyarakat, tentu kami sangat mendukung. Apalagi, bermanfaat untuk penunjang berkebun. Ini kolaborasi yang sangat bagus antara Sudin LH dan Sudin KPKP," bebernya.

Munawar menambahkan, selain membantu penyediaan media tanam yang berkualitas, program ini juga diharapkan mampu mengurangi pencemaran lingkungan akibat penumpukan lumpur dan limbah organik.

"Inovasi ini juga dapat meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Tumpahan Lumpur di Jl Raya Bekasi Jatinegara Kaum Sudah Dibersihkan Gulkarmat

Tumpahan Lumpur di Jalan Raya Bekasi Sudah Dibersihkan

Selasa, 13 Mei 2025 724

Pasukan Biru SDA Jakpus Kuras Saluran Air di Jalan Kebon Pala III

Delapan Pasukan Biru Kuras Saluran Jalan Kebon Pala 3

Selasa, 03 Juni 2025 822

Pasukan Biru SDA Jakpus Kuras Saluran Air di Jalan Kebon Pala III

Delapan Pasukan Biru Kuras Saluran Jalan Kebon Pala 3

Selasa, 03 Juni 2025 822

 53 Perguruan Tinggi Kirim Atlet Berkompetisi di Invitasi Cabor Terukur Mahasiswa 2025

Munjirin Buka East Jakarta Agriculture Festival 2025

Selasa, 10 Juni 2025 819

 Sudin KPKP Jaktim Adakan EastJakFest Memperingati HUT ke-498 Jakarta

EastJakFest Dihelat 10 Juni 2025 di PPSB Jakarta Timur

Rabu, 28 Mei 2025 1101

BERITA POPULER
IMG 20260225 WA0053

Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

Rabu, 25 Februari 2026 43299

Revitalisasi JPO sarinah rezap

Permudah Akses Disabilitas, Revitalisasi JPO Sarinah Diresmikan

Senin, 02 Maret 2026 1272

Verifikasi mudik gratis jakut anita2

Program Mudik Gratis 2026 Disambut Antusias Warga Jakarta Utara

Jumat, 27 Februari 2026 1655

Jis gery ist

Yuk Kunjungi JIS Ramadhan Fest 2026 di Jakarta International Stadium

Jumat, 27 Februari 2026 1280

Stok pangan Food Station doc

Pramono Minta BUMD Siaga Potensi Dampak Rantai Pasok Global

Senin, 02 Maret 2026 658

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks