Pemprov DKI Manfaatkan Dana KLB Bangun Jakarta

Rabu, 11 Juni 2025 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1951

Pemprov DKI Manfaatkan Dana KLB Bangun Jakarta

(Foto: Ilustrasi)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah fokus membangun Jakarta, salah satunya di sektor transportasi untuk mengurangi angka kemacetan di ibu kota.

"Urusan KLB, TOD itu kita gunakan untuk membangun Jakarta,"

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, selain menggunakan APBD, pembangunan di Jakarta juga akan dilakukan dengan berbagai cara. Di antaranya dengan memanfaatkan dana kompensasi Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan pengembangan Transit Oriented Development (TOD).

"Sekarang Jakarta kan membangun dengan berbagai cara, yang saya memang kembangkan. Misalnya, urusan KLB, TOD itu kita gunakan untuk membangun Jakarta," ujar Pramono.

Ia menegaskan akan melanjutkan berbagai program baik yang telah dilakukan oleh gubernur sebelumnya demi kemajuan Jakarta. Pramono pun mengakui, pembangunan di sektor transportasi, terutama pembukaan rute baru Transjabodetabek memang menggunakan anggaran daerah.

Namun perluasan layanan ini dilakukan untuk mendorong masyarakat agar beralih menggunakan transportasi pribadi ke transportasi umum.

"(Transjabodetabek) Kalau saya bilang gak membebani, gak mungkin. Pasti membebani," ucapnya.

Meski demikian, Pram menyampaikan rute-rute Transjabodetabek yang telah dibuka sebelumnya mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Seperti Transjabodetabek rute PIK 2-Blok M, Alam Sutera-Blok M, dan Bogor-Blok M.

Tingginya kebutuhan transportasi publik ini juga terlihat dari permintaan masyarakat untuk membuka rute-rute baru lainnya.

"Saya berterima kasih dengan Pak Kadis dan teman-teman sekalian yang betul-betul mengusulkan untuk trayek-trayek baru itu yang antusiasme publiknya luar biasa," ujarnya.

Selain mempermudah akses mobilitas, Pramono menyebut rute-rute baru Transjabodetabek ini juga terjangkau bagi masyarakat, sehingga ongkos transportasi yang harus dikeluarkan masyarakat dalam sekali perjalanan pun akan lebih murah.

"Yang saya kaget, surprise, saya menyaksikan sendiri, ketika membuka Blok M-Bogor dengan biaya Rp3.500 mereka terkejut, kok murah amat gitu," kata dia.

Pram, sapaan akrabnya juga menyampaikan, Pemprov DKI tengah mengkaji kemungkinan perluasan layanan mikrotrans Jaklingko ke daerah-daerah penyangga.

“Kalau itu mungkin mudah-mudahan akan memudahkan orang untuk naik kendaraan umum," tandas Pramono.

BERITA TERKAIT
 Yuk Meriahkan Jakarta Future Festival 2025 di Taman Ismail Marzuki

Yuk Meriahkan Jakarta Future Festival 2025 di Taman Ismail Marzuki

Rabu, 11 Juni 2025 3402

Pramono Pastikan Penggunaan Dana KLB Transparan

Pramono Pastikan Penggunaan Dana KLB Transparan

Senin, 14 April 2025 1760

Dewan Apresiasi Pemprov DKI Revitalisasi Taman Gunakan Dana KLB

Dewan Apresiasi Pemprov DKI Revitalisasi Taman Gunakan Dana KLB

Rabu, 16 April 2025 1052

Pramono: Jakarta Contoh Terbaik Hilirisasi Pangan

Pramono Sebut Jakarta Contoh Terbaik Hilirisasi Pangan

Rabu, 11 Juni 2025 1193

BERITA POPULER
CKG Terintegrasi Tracing TB jaksel otoy

Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

Selasa, 01 September 2026 1273

2.200 Lansia Ikuti Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jaktim

Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

Kamis, 03 September 2026 752

IMG 20260903 WA0080

Gagasan Mahasiswa Penting untuk Bangun Kebijakan Udara Bersih

Kamis, 03 September 2026 593

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 1130

Satpol jaktim jaga kramat jati nur

Penataan Pedagang Kramat Jati Tekankan Ketertiban dan Keberlanjutan Ekonomi

Rabu, 02 September 2026 647

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks