Pemprov DKI Bakal Surati PT Adhi Karya Soal Tiang Monorel Terbengkalai

Selasa, 10 Juni 2025 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1324

Pemprov DKI, PT Adhi Karya, Tiang, Monorel

(Foto: Nugroho Sejati)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera membenahi keberadaan tiang proyek monorel yang terbengkalai.

"Tadi kami rapat mengenai tiang monorel,"

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, upaya penanganan tiang monorel tersebut telah dibahas dalam rapat pada hari ini, Selasa (10/6).

"Tadi kami rapat mengenai tiang monorel keputusannya ada dua," ujar Pramono di Lippo Mall Nusantara, Jalan Jenderal Sudirman, Kav 50, Jakarta Selatan.

Dikatakan Pramono, tiang-tiang monorel tersebut milik PT Adhi Karya. Pramono juga menyebut sudah ada putusan dari Pengadilan Negeri (PN) serta arahan dari Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) yang menyatakan bahwa kewenangan pembongkaran tiang monorel dimiliki oleh PT Adhi Karya.

Karena itu, lanjutnya, Pemprov DKI akan mengambil langkah dengan mengirimkan surat kepada PT Adhi Karya terkait hal itu.

"Pemerintah Jakarta juga sudah mendapatkan arahan dari Jamdatun, untuk kemudian yang berhak untuk membongkar adalah Adhi Karya. Kami akan menyurati Adhi Karya untuk itu," jelasnya.

Jika nantinya PT Adhi Karya menyatakan tidak mampu untuk melakukan pembongkaran, maka Pemprov DKI Jakarta akan mengambilalih menangani pembersihan tiang monorel tersebut.

"Kalau kemudian Adhi Karya katakanlah tidak mampu, maka Pemerintah Jakarta akan melakukan tindakan untuk membersihkan," kata Pram.

Ia pun menegaskan, saat ini Pemprov DKI Jakarta telah mengetahui secara detil terkait persoalan hukum tiang monorel yang terbengkalai tersebut.

Sebelumnya, Pramono menilai keberadaan tiang-tiang proyek monorel yang saat ini terbengkalai mengganggu estetika ibu kota. Karena itu, Pemprov DKI ingin melakukan upaya pembersihan.

Hal ini disampaikan Pramono saat meninjau Planetarium & Observatorium Jakarta di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/5).

Pramono menjelaskan bahwa proyek monorel terhenti karena adanya persoalan hukum antara kontraktor dan pihak-pihak terkait. Meskipun proyek monorel telah digantikan dengan LRT, tiang-tiang bekasnya masih berdiri kokoh dan tidak berfungsi hingga kini.

BERITA TERKAIT
Pramono Ingin Planetarium di TIM Berfungsi Kembali

Pemprov DKI akan Benahi Tiang Monorel Terbengkalai

Selasa, 20 Mei 2025 2094

Silaturahmi ke Balai Kota, Ahok Temui Pramono

Silaturahmi ke Balai Kota, Ahok Temui Pramono

Rabu, 21 Mei 2025 2094

Dewan Dukung Pemprov DKI Benahi Tiang Monorel Terbengkalai

Dewan Dukung Pembenahan Tiang Monorel Terbengkalai

Kamis, 22 Mei 2025 920

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 2876

TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 2642

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 1673

Ani ruspitawati ist (1)

Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 1705

Water mist rasuna said tiyo

Sudin LH Jaksel Semprot Water Mist di Dua Ruas Jalan

Jumat, 04 September 2026 1115

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks