Pemprov DKI Bakal Surati PT Adhi Karya Soal Tiang Monorel Terbengkalai

Selasa, 10 Juni 2025 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1010

Pemprov DKI, PT Adhi Karya, Tiang, Monorel

(Foto: Nugroho Sejati)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera membenahi keberadaan tiang proyek monorel yang terbengkalai.

"Tadi kami rapat mengenai tiang monorel,"

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, upaya penanganan tiang monorel tersebut telah dibahas dalam rapat pada hari ini, Selasa (10/6).

"Tadi kami rapat mengenai tiang monorel keputusannya ada dua," ujar Pramono di Lippo Mall Nusantara, Jalan Jenderal Sudirman, Kav 50, Jakarta Selatan.

Dikatakan Pramono, tiang-tiang monorel tersebut milik PT Adhi Karya. Pramono juga menyebut sudah ada putusan dari Pengadilan Negeri (PN) serta arahan dari Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) yang menyatakan bahwa kewenangan pembongkaran tiang monorel dimiliki oleh PT Adhi Karya.

Karena itu, lanjutnya, Pemprov DKI akan mengambil langkah dengan mengirimkan surat kepada PT Adhi Karya terkait hal itu.

"Pemerintah Jakarta juga sudah mendapatkan arahan dari Jamdatun, untuk kemudian yang berhak untuk membongkar adalah Adhi Karya. Kami akan menyurati Adhi Karya untuk itu," jelasnya.

Jika nantinya PT Adhi Karya menyatakan tidak mampu untuk melakukan pembongkaran, maka Pemprov DKI Jakarta akan mengambilalih menangani pembersihan tiang monorel tersebut.

"Kalau kemudian Adhi Karya katakanlah tidak mampu, maka Pemerintah Jakarta akan melakukan tindakan untuk membersihkan," kata Pram.

Ia pun menegaskan, saat ini Pemprov DKI Jakarta telah mengetahui secara detil terkait persoalan hukum tiang monorel yang terbengkalai tersebut.

Sebelumnya, Pramono menilai keberadaan tiang-tiang proyek monorel yang saat ini terbengkalai mengganggu estetika ibu kota. Karena itu, Pemprov DKI ingin melakukan upaya pembersihan.

Hal ini disampaikan Pramono saat meninjau Planetarium & Observatorium Jakarta di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/5).

Pramono menjelaskan bahwa proyek monorel terhenti karena adanya persoalan hukum antara kontraktor dan pihak-pihak terkait. Meskipun proyek monorel telah digantikan dengan LRT, tiang-tiang bekasnya masih berdiri kokoh dan tidak berfungsi hingga kini.

BERITA TERKAIT
Pramono Ingin Planetarium di TIM Berfungsi Kembali

Pemprov DKI akan Benahi Tiang Monorel Terbengkalai

Selasa, 20 Mei 2025 1799

Silaturahmi ke Balai Kota, Ahok Temui Pramono

Silaturahmi ke Balai Kota, Ahok Temui Pramono

Rabu, 21 Mei 2025 1644

Dewan Dukung Pemprov DKI Benahi Tiang Monorel Terbengkalai

Dewan Dukung Pembenahan Tiang Monorel Terbengkalai

Kamis, 22 Mei 2025 654

BERITA POPULER
Sambut HUT ke-500, Jakarta Gelar Duel Clash of Legends di GBK

Laga El Clasico Legenda Real Madrid dan Barcelona akan Tersaji di Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 1491

Pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said

Pembongkaran Tiang Monorel Tandai Dimulainya Penataan Jl HR Rasuna Said

Rabu, 14 Januari 2026 1136

Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Beberapa Hari ke Depan

Modifikasi Cuaca di Jakarta Dilakukan Beberapa Hari ke Depan

Kamis, 15 Januari 2026 863

Kebakaran di lantai lima Tzu Chi School berhasil dipadamkan

Kebakaran Gedung Tzu Chi School Berhasil Dipadamkan

Senin, 12 Januari 2026 1190

Petugas mempersiapkan keperluan OMC di Bandara Halim Perdanakusuma

OMC Langkah Preventif Kurangi Potensi Hujan Berintensitas Tinggi

Sabtu, 17 Januari 2026 566

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks