Lelang Operator LRT Dilakukan Kemenhub

Jumat, 21 Agustus 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 4641

 Lelang Operator LRT Dilakukan Kemenhub

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, lelang operator Light Rapid Transit (LRT) akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan. Karena LRT yang dibangun terhubung dengan milik pemerintah pusat yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) yang segera terbit.

Poinnya itu, kita berhak menugaskan BUMD, seperti pemerintah menugaskan BUMN. membangun prasarana relnya

Dikatakan Basuki, salah satu poin dalam Perpres tersebut yakni Pemprov DKI Jakarta berhak menunjuk BUMD untuk membangun prasarana LRT seperti rel. "Poinnya itu, kita berhak menugaskan BUMD, seperti pemerintah menugaskan BUMN. Membangun prasarana relnya," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/8).

Nantinya, Pemprov DKI akan membeli kembali prasarana tersebut. Karena dalam Perpres juga diatur semua prasarana LRT adalah milik negara. Untuk rolling stock (pengadaan kereta) dan operasional baru diserahkan kepada swasta.

"Semua prasarana adalah milik negara, tidak boleh milik swasta. Nanti untuk rolling stock keretanya dan operasional baru dilelang. Dan lelangnya pun kita minta Kemenhub yang melelang," ucapnya.

Menurut Basuki, dengan terpusatnya lelang maka operasional bisa saling terintegrasi antara LRT milik Pemprov DKI dan pemerintah pusat. Sehingga setiap koridor tidak berdiri sendiri. Pembayaran kepada operator sama seperti bus Transjakarta, yakni rupiah per kilometer.

"Kita ingin bayarnya rupiah per kilometer sehingga semua kereta bisa saling terintegrasi, makanya operator berapa banyak pun tidak apa-apa, tapi satu pembayaran dan semua orang boleh masuk. Karena relnya prasarana adalah milik pemerintah," ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah menambahkan, LRT akan dibangun sebanyak sembilan koridor. Pemprov DKI Jakarta membangun sebanyak tujuh koridor. Sementara dua di antaranya oleh pemerintah pusat, yang menunjuk PT Adhi Karya.

"Nanti akan kombinasi dengan nasional, menjadi sembilan koridor. Kita harap nanti masing-masing koridor tidak berdiri sendiri. Antara DKI dan pusat nyambung semuanya. Sampai Tangerang, Banten, dan Bogor," kata Saefullah.

Prioritas pembangunan tetap pada koridor 1, yakni Kebayoran Baru-Kelapa Gading dan koridor 7 Bandara Soekarno-Hatta ke Ancol-Kemayoran-Cempaka Putih.

BERITA TERKAIT
Saefullah: Perpres LRT Diterbitkan Pekan Depan

Saefullah: Perpres LRT Diterbitkan Pekan Depan

Jumat, 21 Agustus 2015 3657

Dua Kementerian Bantu DKI Kembangkan Pariwisata

Dua Kementerian Bantu DKI Kembangkan Pariwisata

Rabu, 19 Agustus 2015 3339

Didepan Atlet, Ahok Janji Jakarta Segera Punya LRT

Ahok Janjikan LRT Rampung Tahun 2018

Selasa, 04 Agustus 2015 6399

Jokowi Panggil Ahok Bahas LRT

Jokowi-Ahok Duduk Bareng Bahas LRT

Senin, 13 Juli 2015 5074

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2301

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2232

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1689

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 955

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1342

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks