Pertunjukan Seni Tradisi Bakal Rutin Meriahkan Car Free Day

Minggu, 18 Mei 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1170

Pertunjukan, Seni Tradisi, Rutin, Car Free Day

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan secara rutin menghadirkan pertunjukan seni dan budaya di Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD).

"bisa tampil di ruang-ruang tempat masyarakat berkumpul,"

Program ini dirancang untuk menghidupkan ruang-ruang publik dengan penampilan seni tradisi yang merakyat dan interaktif.

Pada CFD pekan lalu, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menghadirkan Kerontjong Toegoe, salah satu musik khas Jakarta, yang tampil di Taman Budaya Dukuh Atas. Sementara pekan ini, giliran Sanggar Angklung Saung Mang Ashly yang memeriahkan suasana dengan perpaduan musik Betawi, Sunda, hingga Jawa, termasuk elemen musik tradisional seperti gambang kromong dan angklung.

Lagu-lagu yang dibawakan di antaranya, Sirih Kuning, Kicir-Kicir, Ondel-Ondel, Manuk Dadali, Mojang Priangan, Suwe Ora Jamu, termasuk lagu dari Aceh berjudul Bungong Jeumpa.

Penampilan tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Masyarakat yang tengah berolahraga tampak antusias, ikut berjoget hingga bernyanyi bersama. Suasana yang semarak membuat acara berakhir lebih lambat dari jadwal semula karena masih banyak warga yang ingin terlibat.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochammad Miftahulloh Tamary mengatakan, program ini merupakan upaya strategis untuk membangun ekosistem seni di Jakarta dengan menghadirkannya langsung di ruang publik.

“Kita ingin kesenian, khususnya seni tradisi, bisa tampil di ruang-ruang tempat masyarakat berkumpul. Bukan hanya di gedung-gedung pertunjukan atau festival tahunan,” ujar Miftah, Minggu (18/5).

Ia menyampaikan, program ini akan berlangsung secara rutin dan bergiliran menampilkan berbagai sanggar seni dari seluruh wilayah DKI Jakarta. Tidak menutup kemungkinan, selain seni pertunjukan seperti musik dan tari, ke depannya juga akan ditampilkan seni rupa dan bentuk seni lainnya.

“Ini bentuk dukungan kami agar seniman punya panggung lebih luas, dan masyarakat bisa menikmati seni dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya ke depan bisa juga kita tampilkan di stasiun, MRT, atau bahkan hotel, tapi tentunya akan disesuaikan,” katanya.

Miftah menjelaskan, kegiatan ini selaras dengan visi Jakarta sebagai kota global yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kuat secara identitas budaya.

“Jakarta harus punya ciri khas budaya yang membedakan dengan kota global lain seperti Tokyo atau New York. Seni tradisi dan budaya Nusantara inilah yang jadi kekuatan kita,” ucapnya.

Ia menambahkan, dengan antusiasme tinggi dari masyarakat, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta akan terus mengevaluasi dan mengembangkan bentuk kegiatan yang paling sesuai dan menarik minat publik.

“Harapannya, pertunjukan seni di CFD ini dapat membangun kedekatan masyarakat dengan kesenian, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap budaya lokal,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Lima Museum di Jakarta Kini Buka hingga Malam Setiap Akhir Pekan

Resmi, Lima Museum di Jakarta Buka hingga Malam Setiap Akhir Pekan

Minggu, 18 Mei 2025 3139

Sanggar Tari Svadara Warna Indonesia Torehkan Prestasi Internasional

Sanggar Tari dari Mampang Prapatan Torehkan Prestasi di Korea Selatan

Senin, 12 Mei 2025 1713

Angklung Harmoni Warnai Peringatan Hari Guru Nasional

Semarak Angklung Harmoni Warnai Peringatan Hari Guru Nasional

Senin, 25 November 2024 1509

BERITA POPULER
Wagub Karno Korban Kebakaran Kebon Kosong bilal

Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

Selasa, 02 Juni 2026 1100

Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Sekolah Pelita Harapan di Pluit

Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

Selasa, 02 Juni 2026 1056

Lansia Pasti Bisa Berkarya MRT gery ist

Lansia Ikut Kegiatan Pasti Bisa Berkarya di Stasiun MRT

Selasa, 02 Juni 2026 616

Dharma jaya pwmnu dki gery ist

PWNU DKI Percayakan Pemotongan Hewan Kurban di Dharma Jaya

Kamis, 28 Mei 2026 1367

Rano Indonesia World Dance Festival 2026 bilal

Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

Sabtu, 30 Mei 2026 927

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks