BBPOM Jakarta dan BI DKI Berkolaborasi Bangun Masyarakat Sehat dan Mandiri

Senin, 28 April 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Budhy Tristanto 1296

BBPOM Jakarta dan Bank Indonesia Berkolaborasi Bangun Masyarakat Sehat dan Mandiri

(Foto: Istimewa)

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta bersinergi dengan perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, MInggu (27/4) kemarin, menggelar Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertema ‘Literasi dan Edukasi Mendukung Jakarta sebagai Pusat Perekonomian Nasional dan Kota Global’,

"Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat menjadi konsumen yang cerdas,"

Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur ini, bertujuan membangun masyarakat sehat dan mandiri melalui akselerasi digital pada sektor ekonomi dan kesehatan.​

Acara dikemas secara menarik dan diisi dengan berbagai sesi edukatif, seperti informasi keamanan obat dan makanan, kuis interaktif, pameran produk pangan aman, dan lainnya.

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, pada kesempatan ini pihaknya memebrikan materi edukasi kepada masyarakat yang hadir tentang  cara mengenali pangan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamine b dan metanil yellow.

Selain itu, masyarakat juga diberi pemahaman pentingnya melakukan Cek KLIK dengan memeriksa label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa produk sebelum dikonsumsi.

"Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat menjadi konsumen yang cerdas dan turut serta dalam pengawasan keamanan obat dan makanan, mulai dari diri sendiri hingga ke lingkungan sekitarnya," ucapnya, Senin (28/4).

Sementara, perwakilan dari Divisi Perizinan dan Implementasi Kebijakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Arry Priyanto menyampaikan, kolaborasi ini sejalan dengan program literasi keuangan dan kesehatan yang diusung Bank Indonesia.

Menurutnya, keamanan obat dan makanan memiliki dampak langsung terhadap kesehatan dan produktivitas masyarakat, yang pada akhirnya berpengaruh pada stabilitas ekonomi.

"Oleh karena itu, edukasi semacam ini sangat penting dan layak untuk terus dilanjutkan,"imbuhnya. ​

Ia berharap, melalui kolaborasi ini dapat tercipta sinergi yang kuat dalam membangun literasi dan edukasi pada sektor ekonomi dan kesehatan di tengah masyarakat.​

"Menggunakan pembayaran yang aman untuk mendapat obat dan makanan yang aman akan menjadi output kegiatan yang positif mendukung transformasi ekonomi dan transformasi sosial menuju Indonesia emas 2045," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Warga Kelurahan Baru Apresiasi Ngobrol Bareng Beritajakarta Beri Pencerahan

Warga Kelurahan Baru Apresiasi Ngobrol Bareng Beritajakarta Beri Pencerahan

Jumat, 25 April 2025 1610

Ratusan Warga Cilandak ikuti Edukasi Obat dan Makanan

Warga Cilandak Diedukasi Obat dan Makanan Aman Konsumsi

Kamis, 24 April 2025 772

200 Peserta Ikuti FKP BBPOM DKI

200 Peserta Ikuti Forum Konsultasi Publik BBPOM di Jakarta

Kamis, 17 April 2025 836

BERITA POPULER
IMG 20260711 WA0001

Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

Sabtu, 11 Juli 2026 7305

Pramono COJ 2026 rezap

Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

Selasa, 07 Juli 2026 6535

Sosialisasi pergub rezap

Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

Selasa, 07 Juli 2026 6087

Pameran 100 Tahun Ali Sadikin bilal

Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

Selasa, 07 Juli 2026 6016

IMG 20260713 WA0036

SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

Senin, 13 Juli 2026 1302

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks