BBPOM Jakarta dan BI DKI Berkolaborasi Bangun Masyarakat Sehat dan Mandiri

Senin, 28 April 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Budhy Tristanto 1063

BBPOM Jakarta dan Bank Indonesia Berkolaborasi Bangun Masyarakat Sehat dan Mandiri

(Foto: Istimewa)

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta bersinergi dengan perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, MInggu (27/4) kemarin, menggelar Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertema ‘Literasi dan Edukasi Mendukung Jakarta sebagai Pusat Perekonomian Nasional dan Kota Global’,

"Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat menjadi konsumen yang cerdas,"

Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur ini, bertujuan membangun masyarakat sehat dan mandiri melalui akselerasi digital pada sektor ekonomi dan kesehatan.​

Acara dikemas secara menarik dan diisi dengan berbagai sesi edukatif, seperti informasi keamanan obat dan makanan, kuis interaktif, pameran produk pangan aman, dan lainnya.

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, pada kesempatan ini pihaknya memebrikan materi edukasi kepada masyarakat yang hadir tentang  cara mengenali pangan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamine b dan metanil yellow.

Selain itu, masyarakat juga diberi pemahaman pentingnya melakukan Cek KLIK dengan memeriksa label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa produk sebelum dikonsumsi.

"Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat menjadi konsumen yang cerdas dan turut serta dalam pengawasan keamanan obat dan makanan, mulai dari diri sendiri hingga ke lingkungan sekitarnya," ucapnya, Senin (28/4).

Sementara, perwakilan dari Divisi Perizinan dan Implementasi Kebijakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Arry Priyanto menyampaikan, kolaborasi ini sejalan dengan program literasi keuangan dan kesehatan yang diusung Bank Indonesia.

Menurutnya, keamanan obat dan makanan memiliki dampak langsung terhadap kesehatan dan produktivitas masyarakat, yang pada akhirnya berpengaruh pada stabilitas ekonomi.

"Oleh karena itu, edukasi semacam ini sangat penting dan layak untuk terus dilanjutkan,"imbuhnya. ​

Ia berharap, melalui kolaborasi ini dapat tercipta sinergi yang kuat dalam membangun literasi dan edukasi pada sektor ekonomi dan kesehatan di tengah masyarakat.​

"Menggunakan pembayaran yang aman untuk mendapat obat dan makanan yang aman akan menjadi output kegiatan yang positif mendukung transformasi ekonomi dan transformasi sosial menuju Indonesia emas 2045," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Warga Kelurahan Baru Apresiasi Ngobrol Bareng Beritajakarta Beri Pencerahan

Warga Kelurahan Baru Apresiasi Ngobrol Bareng Beritajakarta Beri Pencerahan

Jumat, 25 April 2025 1421

Ratusan Warga Cilandak ikuti Edukasi Obat dan Makanan

Warga Cilandak Diedukasi Obat dan Makanan Aman Konsumsi

Kamis, 24 April 2025 606

200 Peserta Ikuti FKP BBPOM DKI

200 Peserta Ikuti Forum Konsultasi Publik BBPOM di Jakarta

Kamis, 17 April 2025 665

BERITA POPULER
IMG 20260225 WA0053

Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

Rabu, 25 Februari 2026 40172

IMG 20260221 WA0050

Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

Sabtu, 21 Februari 2026 3692

Pelepasan jenazah Harianto Badjoeri tiyo

Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

Senin, 23 Februari 2026 2069

IMG 20260221 WA0159

Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

Sabtu, 21 Februari 2026 2042

Pramudi Transjakarta ApelKeselamatan

Pramudi Transjakarta Ikuti Apel Keselamatan

Kamis, 26 Februari 2026 580

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks