Mahasiswa Universitas Al-Azhar Diedukasi Keterbukaan Informasi

Jumat, 25 April 2025 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 691

 Diskominfotik-KI DKI Gelar Seminar Keterbukaan Informasi di UAI

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) bersama Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta menggelar Seminar Keterbukaan Informasi di Universitas Al-Azhar Indonesia, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 


Dalam acara bertajuk "Mengawal Transparansi, Menjaga Demokrasi" tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bertindak sebagai Keynote Speaker.

Pramono mengatakan, keterbukaan informasi publik berperan penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang transparan. Untuk itu, bersama dengan Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat sistem keterbukaan informasi publik yang mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. 

"Selamat mengikuti seminar, semoga dapat memberi dampak positif bagi kemajuan Jakarta," ujarnya, Jumat (25/4)

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Budi Awaluddin menjelaskan, keterbukaan informasi publik merupakan pilar utama dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif sebagai bagian dari prinsip demokrasi dalam menjembatani antara pemerintah dengan masyarakat.

"Seminar ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk berdiskusi, berbagi wawasan, serta membangun keterbukaan informasi yang efektif di era digital. Dimana, bukan hanya keterbukaan terhadap regulasi, tetapi juga tentang menghadirkan informasi yang lebih baik untuk masyarakat melalui pemanfaatan teknologi," terangnya.

Wakil Ketua KI Provinsi DKI Jakarta, Luqman Arifin menuturkan, pihaknya mengapresiasi seluruh kerja kolaboratif yang sudah dilakukan bersama Dinas Kominfotik DKI Jakarta dan Universitas Al-Azhar Indonesia, serta para peserta yang hadir.

"Keterbukaan informasi memang sebuah kewajiban. Namun, sekarang dan ke depannya keterbukaan informasi harus menjadi budaya kita semua, terutama terkait dalam memilah serta memilih informasi yang baik dan benar," ucapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Asep Saefuddin mengapresiasi kegiatan yang mempunya nilai sangat positif dalam membangun atau meng-update informasi bagi mahasiswa. 

Menurutnya, mahasiswa harus bisa melawan hoaks (informasi bohong) yang saat ini kerap berseliweran, terutama di media sosial.

"Mahasiswa harus tahu mana informasi yang benar dan mana yang harus dihindari. Janganlah kita menyampaikan suatu informasi yang sifatnya bohong atau merusak. Sebarkanlah jika informasi itu baik atau layak dikonsumsi oleh khalayak luas," tandasnya. 

BERITA TERKAIT
KI DKI Dorong Kelurahan di Jakarta Naik Kelas Informasi

KI DKI Dorong Kelurahan di Jakarta Naik Kelas Informatif

Senin, 21 April 2025 929

Jalahoaks Melaju ke World Summit on the Information Society Prizes 2025

Jalahoaks Melaju ke World Summit on the Information Society Prizes 2025

Kamis, 17 April 2025 952

Diskominfotik DKI Jakarta Rekam Kegiatan Pelatihan di PPKD Jaksel

Diskominfotik DKI Rekam Kegiatan Pelatihan di PPKD Jaksel

Selasa, 29 Oktober 2024 1396

KI DKI Lauching Coaching Clinic Tingkatkan Kualitas Badan Publik

KI DKI Luncurkan Program Coaching Clinic Keterbukaan Informasi Publik

Kamis, 24 April 2025 1147

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 1791

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 823

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1605

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 2118

Penumpang transjakarta otoy

Penyesuaian Tarif Transjakarta Layak Dikaji untuk Jaga Keberlanjutan Layanan

Rabu, 10 Juni 2026 566

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks