Pelajar SMPN 290 Ikuti Pembelajaran Interaktif Budaya Betawi

Kamis, 24 April 2025 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 799

Pelajar SMPN 290 Jakarta Dikenalkan Budaya Betawi

(Foto: Anita Karyati)

Sebanyak 550 pelajar SMPN 290 diperkenalkan budaya Betawi melalui berbagai kegiatan pembelajaran interaktif yang diadakan Unit Pengelola (UP) Museum Kebaharian Jakarta bersama komunitas Runcing dari Mahasiswa LSPR di Rumah Si Pitung, Marunda, Jakarta Utara.

"Melestarikan budaya Betawi"

Kepala UP Museum Kebaharian Jakarta, Mis'ari mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengajak peserta didik untuk lebih peduli terhadap pelestarian budaya Betawi.

"Kami sangat apresiasi sekali adanya kegiatan ini. Tentunya, dapat menambah semangat peserta didik untuk melestarikan budaya Betawi sekaligus menggali potensi diri mereka," ujarnya, Kamis (24/4).

Ia menambahkan, kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara dengan penyediaan alat musik Betawi beserta instrukturnya.

Kemudian, dari Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Utara dengan mengutus dua Abang None untuk mengenalkan baju adat Betawi dan mengajar Tari Nandak dan Silat.

"Semoga kegiatan positif ini dapat terus berlanjut. Harapan kita bersama tentunya agar tradisi Betawi atau warisan bangsa ini tidak punah oleh zaman," ungkapnya.

Ketua Komunitas Runcing, Thendrian Liunardi menambahkan, nilai utama dari kegiatan ini tidak hanya berfokus pada edukasi, tetapi juga pelestarian situs budaya lokal.

"Dalam proses pengajarannya, kami membentuk enam pos terdiri dari, pos sejarah dan walking tour Rumah Si Pitung, kuliner, baju adat Betawi, musik Betawi, Tari Nandak dan silat, serta terakhir pos kerajinan tangan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 290 Jakarta Utara, Devi Rodiah mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi pembelajaran interaktif budaya Betawi tersebut dan diharapkan bisa diadakan secara rutin atau berkesinambungan

"Kalau di kelas itu memang tidak ada mata pelajaran khusus untuk budaya Betawi. Saat ini sudah banyak budaya asing yang masuk Indonesia, budaya Betawi perlu terus dilestarikan dan dikenalkan sejak usia dini," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Festival Bandeng Rawa Belong 2025 Ramai Dikunjungi Warga

Festival Bandeng Rawa Belong Berlangsung Semarak

Senin, 27 Januari 2025 2956

Pemprov DKI Jakarta Dorong Pemajuan Budaya Betawi

Pemprov DKI Jakarta Dorong Pemajuan Budaya Betawi

Kamis, 24 April 2025 1645

Komisi E Dorong Simbol Budaya Betawi Ditingkatkan di Sudut Jalan Protokol Jakarta

Komisi E Dorong Peningkatan Simbol Budaya Betawi

Kamis, 17 April 2025 930

Camat Cilincing Akan Optimalkan Wisata Keliling Pesisir Jakarta Utara

Kelompok Nelayan Marunda Dilibatkan Garap Sektor Pariwisata

Jumat, 30 Agustus 2024 1792

Disbud DKI Berhasil Hantarkan Delapan Karya Budaya sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2024

Disbud Hantarkan Delapan Karya Budaya sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Jumat, 23 Agustus 2024 1688

BERITA POPULER
Launching Color Of Jakarta otoy

Rano Paparkan Potensi Ekraf Videografi dan Fotografi di Launching COJ

Jumat, 17 April 2026 1452

IMG 20260416 WA0100

KI DKI Apresiasi Peran Komdigi-ISKI Kawal Implementasi PP 17/2025

Kamis, 16 April 2026 1413

Paskah Pemprov DKI Jakarta 2 bilal

Pemprov DKI Rayakan Paskah Bersama di Kota Tua

Sabtu, 18 April 2026 833

Gubernur pramono malam renungan suci jati

Pramono Serukan Perdamaian dan Keharmonisan

Sabtu, 18 April 2026 696

IMG 20260413 WA0103

KPKP Jakbar Pantau Hewan Liar di Permukiman Warga Jelambar

Senin, 13 April 2026 1630

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks