Disbud Hantarkan Delapan Karya Budaya sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Jumat, 23 Agustus 2024 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 2017

Disbud DKI Berhasil Hantarkan Delapan Karya Budaya sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2024

(Foto: Istimewa)

Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) berhasil menghantarkan delapan karya budaya yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia 2024.

"sebuah perjalanan yang panjang bisa sampai pada hari ini,"

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Tim Ahli WBTb Indonesia Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) GR Lono Lastoro Simatupang beserta Sekretaris Tim Ahli WBTb Toto Sucipto, saat membacakan hasil sidang penetapan.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana mengatakan, proses penetapan karya budaya menjadi WBTb dilakukan melalui tiga tahap penilaian yang telah berlangsung sejak Januari 2024 dan diakhiri dengan sidang penetapan oleh Tim Ahli WBTb Indonesia Kemdikbudristek pada 19-22 Agustus 2024 di Hotel Holiday Inn & Suites, Jakarta.

“Alhamdulillah, sebuah perjalanan yang panjang bisa sampai pada hari ini. Delapan karya budaya DKI Jakarta yang berhasil lolos sampai tahap sidang ini telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Semoga warisan budaya ini terus terjaga dengan baik bersama-sama,” ujar Iwan, dalam Siaran Pers Pemprov DKI Jakarta, Jumat (23/8).

Iwan melanjutkan, delapan karya budaya yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda yaitu Nyorog, Kopi Jahe Betawi, Si Pitung, Rias Bakal, Bahasa Kreol Tugu, Oblog, Musik Sampyong, dan Gambus Betawi. Sebanyak 272 karya budaya dari 31 provinsi ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2024. Pemprov DKI Jakarta telah memiliki 85 Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang ditetapkan sejak 2013 hingga saat ini.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbudristek, Hilmar Farid mengatakan, penetapan Warisan Budaya Takbenda ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran, tanggung jawab, dan semangat untuk terus melakukan pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan terhadap warisan budaya kita. Ia juga berharap, warisan budaya baik yang telah dicatatkan atau ditetapkan dapat masuk dalam pendidikan formal, informal, dan nonformal sebagai sumber pembelajaran kebudayaan.

“Penetapan Warisan Budaya Takbenda ini tidak hanya menjadi sebuah kegiatan yang berujung pada sertifikat saja. Namun, yang paling penting dan perlu dipikirkan bersama adalah tindak lanjut setelah penetapan, bagaimana warisan budaya ini tetap terjaga dan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dangdut dan Gamelan Ajeng Jadi Warisan Budaya Takbenda Baru DKI Jakarta

Dangdut dan Gamelan Ajeng Jadi Warisan Budaya Takbenda Baru DKI Jakarta

Minggu, 03 September 2023 5420

Silat Sutera Baja Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Takbenda

Silat Sutera Baja Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Takbenda

Selasa, 13 Oktober 2020 4145

Pj. Gubernur Heru Tanggapi Raperda RTRW dan RPJPD,

Pj Gubernur Heru Tanggapi Raperda RTRW dan RPJPD, Dorong Pembangunan Jakarta Kota Global

Rabu, 07 Agustus 2024 2313

Kerja Sama, IHHCH, EUNIC, Disbud DKI, Pengembangan, Museum, standar, Internasional

Gandeng IHHCH dan EUNIC, Disbud DKI Dukung Pengembangan Museum di Jakarta

Jumat, 26 Juli 2024 1397

Disbud Selenggarakan Pelatihan Kuratorial bagi Profesional Museum

Disbud Selenggarakan Pelatihan Kuratorial bagi Profesional Museum

Jumat, 28 Juni 2024 1513

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 4873

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1455

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2984

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1508

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1307

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks