Ada Masalah Kesehatan, Delapan Sopir di Terminal Pulogebang Dilarang Bawa Bus

Rabu, 26 Maret 2025 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 570

Tensi Tinggi, Delapan Awak Bus Diminta Tidak Mengemudi Sementara

(Foto: Nurito)

Sebanyak delapan awak bus direkomendasikan untuk istirahat dan tidak boleh mengemudi sementara waktu membawa pemudik dari Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung Jakarta Timur karena mengalami masalah kesehatan.

"Direkomendasikan untuk istirahat setelah diperiksa dan diberikan obat"

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy mengatakan, dari hasil pemeriksaan tim medis di Posko Kesehatan, delapan awak bus tersebut mengalami gula darah hingga tensi darah yang tinggi.

Kondisi ini diduga terjadi karena faktor kelelahan di jalan saat membawa penumpang dari luar daerah menuju Jakarta.

"Atas dasar itulah, hari ini ada delapan awak bus yang kita anggap tidak dalam kondisi baik atau fit untuk mengemudi. Sehingga, direkomendasikan untuk istirahat setelah diperiksa dan diberikan obat-obatan," ujarnya, Rabu (26/3).

Herwin menjelaskan, pemeriksaan kesehatan ini menjadi upaya preventif mencegah kejadian yang tidak diinginkan, terutama karena dipicu kelalaian manusia saat berkendara.

"Kami ingin ikut memastikan keselamatan dan keamanan penumpang dan awak bus AKAP itu sendiri," terangnya.

Menurutnya, Posko Kesehatan di Terminal Terpadu Pulogebang dioperasikan bersama unsur PMI dan BNNK. Setiap harinya rata-rata ada 59 awak bus yang menjalani pemeriksaan kesehatan dan Narkoba.

"Sejauh ini dari hasil uji tes urine semua awak bus tidak ada indikasi penggunaan Narkoba," ungkapnya.

Ia menambahkan, Posko Kesehatan juga dilengkapi dengan layanan ambulans untuk mengantisipasi jika ada yang perlu dirujuk ke rumah sakit.

"Alhamdulillah, sejauh ini belum ada yang harus dirujuk ke rumah sakit. Posko Kesehatan ini dioperasikan mulai 21 Maret hingga 11 April mendatang," ucapnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah saat meninjau Posko Kesehatan di Terminal Terpadu Pulogebang sangat mengapresiasi adanya fasilitas bagi pemudik, awak bus, dan petugas.

"Adanya posko kesehatan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi warga yang akan mudik. Sehingga, mereka dalam keadaan sehat dan selamat sampai tujuan," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang sopir bus AKAP tujuan Pekalongan, Jawa Tengah, Saeful (42), mengaku sangat senang adanya posko kesehatan tersebut.

"Alhamdulillah ada posko kesehatan, jadi kita ikutan periksa mumpung gratis. Posko ini sangat membantu awak bus agar kondisi tubuhnya tetap prima saat membawa penumpang ke berbagai daerah tujuan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Peresmian Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Terpadu Pulogebang

Iin Apresiasi Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Terpadu Pulogebang

Rabu, 26 Maret 2025 594

 Pemudik Mulai Alami Lonjakan di Terminal Kampung Rambutan

Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Semakin Meningkat

Selasa, 25 Maret 2025 830

Pemprov DKI, Layanan, Kesehatan, Gratis, Pemudik

Pemprov DKI Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Pemudik

Selasa, 25 Maret 2025 757

562 Satpol PP Bantu Pengamanan Arus Mudik

Satpol PP Jaktim Bersinergi Jaga Suasana Kondusif

Senin, 24 Maret 2025 671

Pemudik Diprediksi Melonjak, Dishub Pastikan Kesiapan Terminal dan Bus

Pemudik Diprediksi Melonjak, Dishub Pastikan Kesiapan Terminal dan Bus

Senin, 24 Maret 2025 777

BERITA POPULER
IMG 20260225 WA0053

Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

Rabu, 25 Februari 2026 41708

IMG 20260221 WA0050

Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

Sabtu, 21 Februari 2026 3734

Pelepasan jenazah Harianto Badjoeri tiyo

Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

Senin, 23 Februari 2026 2113

IMG 20260221 WA0159

Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

Sabtu, 21 Februari 2026 2082

Pramudi Transjakarta ApelKeselamatan

Pramudi Transjakarta Ikuti Apel Keselamatan

Kamis, 26 Februari 2026 599

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks