Penerimaan Kanwil DJP Jakarta Pusat Tahun 2024 Lampaui Target

Rabu, 22 Januari 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 2094

Penerimaan Kanwil DJP Jakarta Pusat Tahun 2024 Lampaui Target

(Foto: Ilustrasi)

Penerimaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Pusat mencapai 100,16 persen hingga 31 Desember 2024. Jumlah ini sebesar Rp97,58 triliun dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ditetapkan sebesar Rp97,42 triliun, dengan pertumbuhan 4.65 persen yoy dibandingkan tahun sebelumnya.

"Sinergi strategis antara APBN dan APBD terus diperkuat,"

Kepala Kanwil DJP Jakarta Pusat, Eddi Wahyudi mengatakan, berdasarkan jenis pajaknya, capaian Kanwil DJP Jakarta Pusat terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh) sebesar Rp53,13 triliun atau 101.49 persen dari target, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) Rp44,37 triliun atau 98,61 persen dari target dan Pajak Lainnya Rp75,97 miliar atau 105,47 persen dari target.

“Tiga penyumbang penerimaan terbesar yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dalam Negeri sebesar 29,89 persen dari total penerimaan dengan pertumbuhan sebesar 19,78 persen yoy, PPh Pasal 21 sebesar 17,65 persen dari total penerimaan dengan pertumbuhan 15,41 persen dan ketiga PPN Impor sebesar 15,39 persen dari total penerimaan dengan pertumbuhan 6,10 persen,” ungkap Eddi, Rabu (22/1).

Secara regional, sambung Eddi, dari seluruh kantor wilayah di Daerah Khusus Jakarta, Pendapatan Pajak sampai dengan 31 Desember 2024 sebesar Rp1.355,07 triliun atau mencapai 112.3 persen dari target.

Berdasarkan jenis pajaknya capaian Pendapatan Pajak regional Jakarta terdiri dari PPh Non Migas sebesar Rp697,92 triliun atau 98,81 persen dari target, PPh Migas sebesar Rp64,85 triliun atau 84,92 persen dari target, PPN sebesar Rp575,05 triliun atau 118,45 persen dari target, dan PBB dan Pajak Lainnya sebesar Rp17,24 triliun atau 115.79 persen dari target.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan DKI Jakarta, Mei Ling menyampaikan, kinerja perekonomian wilayah DKI Jakarta tahun 2024 menunjukkan perkembangan yang sangat baik, ditunjukkan oleh inflasi yang stabil, indikator ekonomi riil masih relatif baik, dan capaian indikator makro melebihi target.

Ia menjelaskan, kinerja APBN 2024 bekerja optimal, dengan defisit masih terkendali disertai belanja dan pendapatan yang terus membaik. Sedangkan kinerja APBD ditutup dengan pendapatan dan belanja yang tumbuh positif demi kesejahteraan dan pembangunan DKI Jakarta.

“Sinergi strategis antara APBN dan APBD terus diperkuat sebagai katalis pembangunan berkelanjutan, memperkokoh daya tahan ekonomi, dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat secara holistik di seluruh penjuru negeri,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kanwil DJP Jakpus Catatkan Penerimaan Pajak 78,65 Triliun Rupiah

Kanwil DJP Jakpus Catatkan Penerimaan Pajak Rp78,65 Triliun

Jumat, 29 November 2024 1602

Tingkatkan Omzet UMKM, Kanwil DJP Jakpus Gelar Meet The Market

Kanwil DJP Jakpus Adakan Meet The Market Tingkatkan Omzet UMKM

Senin, 04 November 2024 1629

 Kanwil DJP Jakpus Ajak 3.000 Wajib Pajak Jajal Kecanggihan Aplikasi Coretax

Kanwil DJP Jakpus Ajak 3.000 WP Jajal Kecanggihan Aplikasi Coretax

Selasa, 20 Agustus 2024 2719

BERITA POPULER
Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14628

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3703

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 1577

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 2042

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 831

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks