Pemprov DKI Pastikan Koridor 1 Transjakarta Tetap Beroperasi

Kamis, 16 Januari 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 2236

Pemprov DKI Pastikan Koridor 1 Transjakarta Tetap Beroperasi

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan Koridor 1 Transjakarta rute Blok M-Kota tetap beroperasi. Keputusan ini diambil meskipun rute tersebut akan bersinggungan dengan jalur Moda Raya Terpadu (MRT) yang sedang dalam tahap pembangunan.

"Tidak ada penutupan Koridor 1,"

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, operasional Koridor 1 akan tetap beroperasi seperti biasa.

“Kami sampaikan, tidak ada penutupan Koridor 1,” ujarnya, Kamis (16/1).

Syafrin menyampaikan, penyesuaian untuk koridor 1 tersebut, berdasarkan kajian komprehensif dari berbagai studi transportasi, termasuk Study on Integrated Transportation Master Plan (SITRAMP) 2004, Comprehensive Transportation Study for Urban Integration (CTSUI) 2007, Jabodetabek Urban Transportation Policy Integration Project (JUTPI).

“Kajian paralel tetap dilakukan, seiring pembangunan MRT Fase 2A yang ditargetkan beroperasi hingga Monas pada 2027 dan ke Kota pada 2029,” kata Syafrin.

Ia menjelaskan, pembangunan MRT Timur-Barat dan LRT Jakarta juga menjadi bagian dari upaya integrasi moda transportasi berbasis rel, menjadikan sistem angkutan umum massal Jakarta lebih terhubung dan efisien.

Kajian menyeluruh terhadap seluruh rute angkutan umum rencana pelaksanaan pada 2025-2026 untuk mendukung kebijakan ini.

Ia menambahkan, DKI Jakarta terus menggeser paradigma transportasi dari Car Oriented Development ke Transit Oriented Development, dengan angkutan berbasis rel sebagai tulang punggung.

“Langkah ini akan meningkatkan pelayanan sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas warga,” ucap Syafrin.

Sebelumnya, rencana penutupan Koridor 1 muncul dengan pertimbangan efisiensi jika MRT sudah beroperasi penuh hingga Stasiun Kota. Namun, Dinas Perhubungan DKI Jakarta masih terus mengkaji integrasi kedua moda transportasi tersebut untuk memastikan layanan optimal bagi masyarakat.

Pembangunan MRT Fase 2A, yang meliputi jalur hingga Stasiun Monas, dijadwalkan selesai pada akhir 2027. Selanjutnya, jalur menuju Stasiun Kota diproyeksikan rampung pada 2029.

“Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmen untuk menjaga aksesibilitas transportasi publik yang sudah ada sambil terus mengembangkan infrastruktur baru,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kadishub Tegaskan Tidak Ada Penghapusan Layanan Transjakarta Setelah MRT Fase 2A Selesai

Kadishub Tegaskan Tidak Ada Penghapusan Layanan Transjakarta Setelah MRT Fase 2A Selesai

Sabtu, 21 Desember 2024 2990

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Sentuh 42,3 Persen

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Sentuh 42,3 Persen

Jumat, 10 Januari 2025 1872

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Sentuh 42,3 Persen

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Sentuh 42,3 Persen

Jumat, 10 Januari 2025 1872

BERITA POPULER
PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 749

Hbkb rasuna said bilal

Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

Kamis, 24 September 2026 1132

Penataan Kawasan Unggulan Ciracas nur

Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

Jumat, 25 September 2026 885

IMG 20260921 WA0072

Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

Senin, 21 September 2026 1487

Dany ramdany

Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

Kamis, 24 September 2026 953

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks