Ketua Komisi D: Akselerasi Pembangunan NCICD Diperlukan untuk Atasi Rob

Senin, 23 Desember 2024 Reporter: Dessy Suciati Editor: Toni Riyanto 1786

Ketua Komisi D Ingin Percepatan Pembangunan Tanggul Pantai Atasi Banjir Rob

(Foto: Istimewa)

Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Yuke Yurike menginginkan ada akselerasi dalam pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) untuk mengatasi rob.

"Yang jelas yang bisa menahan itu tanggul laut,"

Menurutnya, pembangunan tanggul laut menjadi solusi utama dalam mengatasi banjir rob yang melanda kawasan pesisir Jakarta. Terlebih, tinggi muka air laut saat ini lebih tinggi dari daratan.

"Yang jelas yang bisa menahan itu tanggul laut. Jadi tanggul memang belum selesai, itu mungkin bisa menjadi prioritas. Perlu akselerasi pembangunan NCICD untuk mengatasi rob," ujarnya, Senin (23/12).

Yuke menjelaskan, dari total kebutuhan tanggul sepanjang 39 kilometer, saat ini baru terealisasi 14,7 kilometer oleh Kementerian Pekerjaan Umum RI dan 8,2 kilometer oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Masih ada 16,1 kilometer tanggul yang belum selesai dan tersebar di sejumlah lokasi," ungkapnya.

Yuke memaparkan, tahun ini Pemprov DKI Jakarta sedang membangun sekitar empat kilometer tanggul laut, termasuk di kawasan Muara Angke dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2025.

Yuke menambahkan, diperlukan kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah pusat dengan daerah penyangga dalam menyelesaikan masalah banjir di Jakarta dari hulu ke hilir.

"Ini kan ada ranah pusat dan ranah Pemprov DKI. Jadi kalau terkait pembangunannya ini juga harus duduk bareng antara Pemprov DKI, pemerintah pusat, plus juga aglomerasi," ucapnya.

Yuke mengapresiasi langkah cepat yang telah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi banjir rob yang melanda kawasan pesisir Jakarta. 

"Yang kita lihat cukup baik yang sudah diupayakan oleh Pemprov DKI melalui dinas-dinasnya. Pemprov DKI juga cukup baik dalam melakukan upaya preventif," tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya antisipasi terhadap terjadinya land subsidence atau penurunan muka tanah dan perubahan iklim yang semakin ekstrem.

"Perlu dipersiapkan langkah-langkah mitigasi yang lebih komprehensif, selain dengan perbaikan saluran air dan pembangunan embung," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Tanggul NCICD Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

Tanggul NCICD Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

Selasa, 17 Desember 2024 2180

Pembangunan, Tanggul NCICD, Fase A

Pastikan Perlindungan Jangka Panjang, Tanggul NCICD Ditarget Rampung 2030

Rabu, 18 Desember 2024 2118

DPRD Sepakati Raperda Soal JIEP dan MRT

DPRD DKI Sepakati Tiga Raperda Dua BUMD

Kamis, 19 Desember 2024 1665

Kendalikan Rob, Dinas SDA Tangani Tanggul Bocor di Pesisir Jakarta

Kendalikan Rob, Dinas SDA Tangani Tanggul Bocor di Pesisir Jakarta

Selasa, 17 Desember 2024 1627

 Legislator Komisi E Ajak Masyarakat Cegah DBD Lewat Budidaya Ikan

Legislator Komisi E Ini Ajak Warga Tingkatkan Peran Cegah DBD

Kamis, 19 Desember 2024 1497

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3149

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1784

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 692

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1355

Dwi Rio Sambodo ketua pansus agraria ist

Pansus Reforma Agraria Matangkan Penyerahan Sertifikat Tanah Warga

Sabtu, 19 September 2026 588

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks