Perangkat Daerah Diminta Optimalkan Peningkatan Pendapatan dan Realisasi Belanja

Kamis, 12 Desember 2024 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 2998

Monev penyerapan anggaran OPD

(Foto: Reza Pratama Putra)

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi memberikan arahan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Penyerapan APBD 2024 di Balai Agung, Balai Kota, Kamis (12/12).

"Perlu upaya lebih untuk meningkatkan realisasi pendapatan,"

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali bersama empat Asisten dan Kepala Badan Keuangan Daerah (BPKD).

Dalam arahannya, Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi meminta seluruh kepala perangkat daerah mengoptimalkan peningkatan pendapatan dan realisasi belanja di masing-masing instansi kerja mengingat saat ini telah memasuki pertengahan Desember 2024.

Sebab, berdasarkan data BPKD DKI, hingga per tanggal 10 Desember, realisasi Pendapatan mencapai Rp68,61 triliun atau sekitar 91,54 persen (91,54 persen) serta target hingga akhir tahun sebesar Rp73,95 triliun (98,67 persen). Sementara realisasi belanja baru mencapai Rp56,83 triliun (74,75 persen) dan proyeksi belanja sampai akhir tahun sebesar Rp70,15 triliun (92,27 persen).

"Perlu upaya lebih untuk meningkatkan realisasi pendapatan sebesar Rp5,34 triliun atau naik 7,13 persen dan anggaran belanja yang diserap sebesar Rp 13,32 triliun atau sekitar 17,52 persen dalam kurun waktu 19 hari ke depan," ujar Teguh Setyabudi, Kamis (12/12).

Untuk itu, Teguh meminta OPD memastikan realisasi belanja hingga akhir 2024 minimal mencapai 93 persen mengingat realisasi belanja pada APBD DKI tahun 2023 sebesar 92,55 persen.

Teguh juga meminta kepala perangkat daerah agar melaksanakan pembayaran atas penyelesaian pekerjaan akhir tahun dengan memperhatikan prinsip akuntabilitas.

"Pastikan output dan outcome seluruh kegiatan tercapai serta terpenuhinya capaian atas komitmen Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang ditargetkan hingga akhir tahun. Peningkatan sistem pengendalian dan pengawasan internal melalui pengecekan kecukupan kas pada bendahara pengeluaran dan penerimaan; kesesuaian kondisi barang/progres pelaksanaan pekerjaan, jumlah, serta mutu realisasi belanja," paparnya.

Ia juga menginstruksikan Sekda dan seluruh Asisten agar memonitor penuntasan target kinerja dan capaian target realisasi anggaran dalam waktu 19 hari tersisa sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

“Inspektorat, BPKD serta BPPBJ agar melakukan pendampingan dalam rangka pencapaian target kinerja yang prudent dan akuntabel," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Komisi D Minta SKPD Lebih Optimalkan Serapan Anggaran

Komisi D Minta SKPD Lebih Optimalkan Serapan Anggaran

Selasa, 09 April 2019 2055

DPRD DKI Ingatkan Eksekutif Soal Penyerapan Anggaran 2019

Serapan APBD Masih Bisa Dioptimalkan

Rabu, 09 Oktober 2019 2350

Serapan APBD di Dinas KUKMP Sudah 74,56 Persen

Serapan APBD di Dinas KUKMP Sudah 74,56 Persen

Jumat, 07 Desember 2018 2979

Serapan APBD di Biro Tapem Capai 33 Persen

Serapan APBD di Biro Tapem Capai 33 Persen

Kamis, 15 November 2018 2363

 Komisi B Gelar Rapat Sinkronisasi Penyerapan APBD Bersama Lima SKPD

Komisi B dan SKPD Rapat Sinkronisasi Serapan APBD 2018

Rabu, 01 Agustus 2018 2242

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3130

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1737

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 662

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1338

Dwi Rio Sambodo ketua pansus agraria ist

Pansus Reforma Agraria Matangkan Penyerahan Sertifikat Tanah Warga

Sabtu, 19 September 2026 558

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks