Dewan Ingin Kearifan Lokal Betawi Semakin Dikenal Luas

Selasa, 03 Desember 2024 Reporter: Dessy Suciati Editor: Toni Riyanto 2715

Dewan Ingin Kearifan Lokal Betawi Semakin Dikenal Luas

(Foto: Andri Widiyanto)

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar melestarikan dan memajukan kearifan lokal Betawi.

Melestarikan budaya Betawi 

Rany mengatakan, untuk menjadi Kota Global, Jakarta tidak boleh meninggalkan nilai budayanya dan harus mulai memperkenalkan kembali kebudayaan yang dimiliki. Salah satunya, dengan menampilkan ornamen Ondel-ondel di berbagai kantor pemerintahan. 

"Sangat penting melestarikan budaya Betawi karena meskipun Jakarta akan menjadi Kota Global, Jakarta punya kebudayaan sendiri. Kalau sekarang sudah hampir semua kantor pemerintah harus ada Ondel-ondel sebagai ikon," ujarnya, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/12).

Menurutnya, Jakarta harus bisa melestarikan dan menonjolkan kebudayaannya seperti di daerah-daerah lain. Sehingga, budaya Betawi tidak semakin hilang dan terlupakan oleh masyarakat.

"Jakarta itu sudah global karena kebudayaan Jakarta sendiri juga banyak adaptasi dari banyak tempat, Pecinan, dan lain-lain. Tapi, kalau tidak dilestarikan lama-lama bisa punah, kan sayang," terangnya.

Rany mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta yang telah menampilkan ornamen Ondel-ondel di berbagai kantor pemerintahan. Ia berharap, berbagai ornamen khas lainnya, seperti batik Betawi bisa ditampilkan.

"Bisa dilanjutkan untuk mungkin ornamen-ornamennya yang lebih Jakarta. Sekarang juga kan sedang menjajaki batik Betawi dengan gambar Monas sampai Ondel-ondel," bebernya.

Rany juga menilai perlunya sosialisasi dan edukasi yang lebih menarik agar masyarakat berminat untuk mempelajari budaya Betawi. Pasalnya, masih ada masyarakat yang tinggal di Jakarta namun tidak mengenal budaya-budaya Betawi. 

"Dinas Kebudayaan beserta jajaran Pemprov bisa lebih menyosialisasikan lagi hal-hal yang berkaitan dengan kebudayaan DKI," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk memperbanyak program edukasi dan kampanye berbasis komunitas guna meningkatkan minat masyarakat terhadap kebudayaan Betawi.

Ia mencontohkan, upaya tersebut bisa dilakukan melalui kegiatan seni seperti lenong, gambang kromong, dan tari Betawi yang bisa digelar di ruang-ruang publik, termasuk di sekolah-sekolah. 

"Ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai Kota Global yang tetap mempertahankan identitas lokalnya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Indeks Kesehatan Laut Jakarta Alami Peningkatan

Indeks Kesehatan Laut Jakarta Alami Peningkatan

Selasa, 03 Desember 2024 2184

Sekretaris Komisi C Minta BPPBJ Perhatikan Kualitas Pembangunan Vendor

Sekretaris Komisi C Ingin Kualitas Pembangunan Infrastruktur Terjaga

Selasa, 03 Desember 2024 1159

Dinas Parekraf Promosikan Destinasi Wisata Unggulan Jakarta di Malaysia

Dinas Parekraf Promosikan Destinasi Wisata Unggulan Jakarta di Malaysia

Senin, 02 Desember 2024 1694

Disbud Gelar Pameran Koleksi dan Seni Serat Kontemporer ‘Tersirat dari Serat’

Disbud Gelar Pameran Koleksi dan Seni Serat Kontemporer ‘Tersirat dari Serat’

Selasa, 26 November 2024 1533

Lindungi Korban Kekerasan, Wakil Ketua DPRD DKI Ingin Pos SAPA Diperbanyak

Rany Mauliani Ingin Pos SAPA Diperbanyak

Senin, 02 Desember 2024 1422

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3128

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1733

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 661

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1337

Dwi Rio Sambodo ketua pansus agraria ist

Pansus Reforma Agraria Matangkan Penyerahan Sertifikat Tanah Warga

Sabtu, 19 September 2026 555

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks