Komisi B Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan Hewan

Jumat, 15 November 2024 Reporter: Dessy Suciati Editor: Andry 1598

Komisi B Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan Hewan

(Foto: Nugroho Sejati)

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Francine Widjojo mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI agar memberikan perhatian khusus pada pelayanan kesehatan hewan. Francine berharap, nantinya Jakarta menjadi kota yang ramah hewan. 

Jakarta sebagai kota global seharusnya memperhatikan kesejahteraan hewan

"Jakarta sebagai kota global seharusnya memperhatikan kesejahteraan hewan peliharaan, ternak dan hewan terlantar,” kata Francine, Jumat (15/11).

Karena itu, Francine mengusulkan pembangunan rumah sakit hewan dan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di setiap kota administratif di Jakarta. Ia juga mendorong agar ada puskeswan yang menyediakan layanan gawat darurat 24 jam. 

“Saat ini, Jakarta hanya memiliki satu Puskeswan yang berada di Ragunan, Jakarta Selatan. Kami ingin melihat setidaknya lima Puskeswan di setiap kota administratif agar hewan-hewan di Jakarta mendapatkan layanan kesehatan yang layak dengan layanan gawat darurat 24 jam,” ujar dia.

Francine menilai, kapasitas layanan kesehatan hewan perlu ditingkatkan. Karena realisasi jumlah pelayanan kesehatan hewan selalu melebihi target rencana strategis Dinas KPKP.

Selain itu, ia juga mendorong Pemprov DKI menambah kuota program sterilisasi kucing jalanan. Permintaan ini, kata dia, berdasarkan aspirasi dari masyarakat.

“Banyak aspirasi dari warga yang menginginkan penambahan kuota sterilisasi. Ini bukan hanya tentang kesejahteraan hewan, tetapi juga pengendalian populasi kucing jalanan di kota kita,” ujar Francine.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati memastikan, Pemprov DKI Jakarta turut memperhatikan kesejahteraan hewan dalam empat hal, yakni terbebas dari rasa lapar, takut, kepanasan dan kehujanan, serta sakit. Eliawati juga mendorong para pemilik untuk bertanggung jawab terhadap hewan peliharaannya. 

Sedangkan untuk menangani hewan terlantar, ia menyebut Pemprov DKI sudah menyediakan shelter yang berada di Puskeswan Ragunan, Jakarta Selatan. Eliawati juga menekankan pentingnya sterilisasi untuk mengendalikan populasi hewan. Menurutnya, kuota penambahan sterilisasi hewan pun juga akan terus ditambah.

"Kalau vaksinasi kita lakukan, tapi tidak mengurangi populasi. Yang mengendalikan populasi adalah sterilisasi," kata Eliawati.

Selain itu, untuk memberikan layanan kesehatan hewan yang optimal, Pemprov telah menyediakan dua puskeswan di Jakarta yakni di Ragunan, Jakarta Selatan dan Pondok Ranggon, Jakarta Timur. 

"Kalau setiap wilayah ada, pasti akan butuh tenaga," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Legislator Komisi B Usulkan PAM Jaya Perbanyak Water Purifier di Fasilitas Publik

Komisi B Usulkan PAM Jaya Perbanyak Water Purifier di Fasilitas Publik

Rabu, 13 November 2024 1829

Atasi Pengangguran, DPRD DKI Minta Peningkatan Program Link and Match

Legislator Komisi B Ingin Program Link and Match Diperbanyak

Jumat, 08 November 2024 1528

Komisi B DPRD DKI Dorong Percepatan Pembangunan SPAM Buaran III

Komisi B DPRD Dorong Percepatan Pembangunan SPAM Buaran III

Rabu, 13 November 2024 1871

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3132

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1746

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 667

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1341

Dwi Rio Sambodo ketua pansus agraria ist

Pansus Reforma Agraria Matangkan Penyerahan Sertifikat Tanah Warga

Sabtu, 19 September 2026 561

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks