BBPOM Ajak Warga Cerdas dalam Penggunaan Antibiotik

Selasa, 12 November 2024 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 1094

BBPOM Jakarta Ajak Warga Cerdas Pakai Antibiotik Cegah Resistensi Antimikroba

(Foto: Istimewa)

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta menyelenggarakan sosialisasi pemberdayaan obat dan makanan, di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta Pusat.

"Upaya pengendalian resistensi antimikroba memerlukan kolaborasi dan sinergi semua pihak,"

Sosialisasi mengusung tema, "Cerdas Menggunakan Antibiotik: Bersama Kita Cegah Resistensi Antimikroba” dan diikuti puluhan peserta yang merupakan perwakilan Tim Penggerak PKK, Salimah, Kowani, Dharma Wanita Persatuan, Wirawati Catur Panca, Muslimat NU, Wanita Buddhis Indonesia, Pramuka, kader kelurahan serta kalangan media.

Ketua Tim Informasi dan Komunikasi BBPOM di Jakarta, Evi Citraprianti mengatakan, edukasi diberikan sebagai upaya pengendalian atau pencegahan resistensi antimikroba di kalangan masyarakat yang disebabkan oleh penggunaan antibiotik yang berlebihan (overuse).

"Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dan berlebihan telah menjadi masalah global yang mendesak, menyebabkan meningkatnya resistensi antimikroba di seluruh dunia," ujar Evi Citraprianti, dalam keterangan tertulis, Selasa (12/11).

Ia memaparkan, resistensi antimikroba merupakan fenomena mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit menjadi resisten terhadap efek obat yang seharusnya dapat membunuh atau menghentikan pertumbuhan yang mengakibatkan pengobatan menjadi lebih sulit, memperpanjang masa penyakit, meningkatkan risiko komplikasi, dan memperburuk hasil kesehatan.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan resistensi antimikroba. Upaya pengendalian resistensi antimikroba memerlukan kolaborasi dan sinergi semua pihak," ungkapnya.

Sementara itu, narasumber dari Fakulras Farmasi Universitas Pancasila, Andri Prasetyo menekankan bahwa semua komponen bangsa baik dari organisasi masyarakat, organisasi sosial, profesi dan masyarakat harus bersinergi untuk meningkatkan pemahaman terhadap obat.

"Peran masyarakat dalam pengendalian resistensi antibiotik sangat penting," tandasnya.

Ia menambahkan, pemahaman masyarakat terhadap resistensi antimikroba perlu ditingkatkan dengan mematuhi aturan minum obat, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

BERITA TERKAIT
 BBPOM di Jakarta ajak Publik Awasi Peredaran OBA mengandung BKO

BBPOM Ajak Publik Awasi Peredaran Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia

Selasa, 05 November 2024 1760

BBPOM di Jakarta Tindak Toko Online Kosmetik Impor Ilegal

BBPOM di Jakarta Tindak Toko Online Kosmetik Impor Ilegal

Senin, 28 Oktober 2024 2180

BBPOM Jakarta Gelar Forum Komunikasi Tata Cara Distribusi Obat

BBPOM di Jakarta Adakan Forum Komunikasi Tata Cara Distribusi Obat

Jumat, 25 Oktober 2024 1439

BBBPOM di Jakarta Sosialisasikan Layanan Digital Informasi Obat

BBBPOM Jakarta Sosialisasikan Layanan Digital Informasi ke Pelajar

Jumat, 20 September 2024 1179

 BBPOM di Jakarta ajak Publik Awasi Peredaran OBA mengandung BKO

BBPOM Ajak Publik Awasi Peredaran Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia

Selasa, 05 November 2024 1760

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 5064

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5566

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1482

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 1124

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1999

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks