BBPOM Ajak Warga Cerdas dalam Penggunaan Antibiotik

Selasa, 12 November 2024 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 945

BBPOM Jakarta Ajak Warga Cerdas Pakai Antibiotik Cegah Resistensi Antimikroba

(Foto: Istimewa)

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta menyelenggarakan sosialisasi pemberdayaan obat dan makanan, di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta Pusat.

"Upaya pengendalian resistensi antimikroba memerlukan kolaborasi dan sinergi semua pihak,"

Sosialisasi mengusung tema, "Cerdas Menggunakan Antibiotik: Bersama Kita Cegah Resistensi Antimikroba” dan diikuti puluhan peserta yang merupakan perwakilan Tim Penggerak PKK, Salimah, Kowani, Dharma Wanita Persatuan, Wirawati Catur Panca, Muslimat NU, Wanita Buddhis Indonesia, Pramuka, kader kelurahan serta kalangan media.

Ketua Tim Informasi dan Komunikasi BBPOM di Jakarta, Evi Citraprianti mengatakan, edukasi diberikan sebagai upaya pengendalian atau pencegahan resistensi antimikroba di kalangan masyarakat yang disebabkan oleh penggunaan antibiotik yang berlebihan (overuse).

"Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dan berlebihan telah menjadi masalah global yang mendesak, menyebabkan meningkatnya resistensi antimikroba di seluruh dunia," ujar Evi Citraprianti, dalam keterangan tertulis, Selasa (12/11).

Ia memaparkan, resistensi antimikroba merupakan fenomena mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit menjadi resisten terhadap efek obat yang seharusnya dapat membunuh atau menghentikan pertumbuhan yang mengakibatkan pengobatan menjadi lebih sulit, memperpanjang masa penyakit, meningkatkan risiko komplikasi, dan memperburuk hasil kesehatan.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan resistensi antimikroba. Upaya pengendalian resistensi antimikroba memerlukan kolaborasi dan sinergi semua pihak," ungkapnya.

Sementara itu, narasumber dari Fakulras Farmasi Universitas Pancasila, Andri Prasetyo menekankan bahwa semua komponen bangsa baik dari organisasi masyarakat, organisasi sosial, profesi dan masyarakat harus bersinergi untuk meningkatkan pemahaman terhadap obat.

"Peran masyarakat dalam pengendalian resistensi antibiotik sangat penting," tandasnya.

Ia menambahkan, pemahaman masyarakat terhadap resistensi antimikroba perlu ditingkatkan dengan mematuhi aturan minum obat, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

BERITA TERKAIT
 BBPOM di Jakarta ajak Publik Awasi Peredaran OBA mengandung BKO

BBPOM Ajak Publik Awasi Peredaran Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia

Selasa, 05 November 2024 1544

BBPOM di Jakarta Tindak Toko Online Kosmetik Impor Ilegal

BBPOM di Jakarta Tindak Toko Online Kosmetik Impor Ilegal

Senin, 28 Oktober 2024 1893

BBPOM Jakarta Gelar Forum Komunikasi Tata Cara Distribusi Obat

BBPOM di Jakarta Adakan Forum Komunikasi Tata Cara Distribusi Obat

Jumat, 25 Oktober 2024 1216

BBBPOM di Jakarta Sosialisasikan Layanan Digital Informasi Obat

BBBPOM Jakarta Sosialisasikan Layanan Digital Informasi ke Pelajar

Jumat, 20 September 2024 980

 BBPOM di Jakarta ajak Publik Awasi Peredaran OBA mengandung BKO

BBPOM Ajak Publik Awasi Peredaran Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia

Selasa, 05 November 2024 1544

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 6215

LRT fase 1b gery ist

Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

Rabu, 13 Mei 2026 1095

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1347

Sapi Kurban dok

Pemprov DKI Pastikan Pelaksanaan Kurban Berjalan Tertib dan Higienis

Rabu, 13 Mei 2026 824

Monas dok2

Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres

Rabu, 13 Mei 2026 772

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks