Ketua Komisi E Ingatkan Dinkes Pentingnya Alokasi Anggaran Pengentasan Stunting

Kamis, 24 Oktober 2024 Reporter: Dessy Suciati Editor: Toni Riyanto 1667

Komisi E Minta Dinkes Fokus Anggarkan Pengentasan Stunting

(Foto: Dessy Suciati)

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Muhammad Thamrin meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta juga memfokuskan penggunaan anggaran untuk pencegahan dan penanganan stunting di tahun 2025.

Permasalahan tumbuh kembang

Saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2025, Thamrin mengatakan, warga Jakarta harus tumbuh sehat, bugar, dan kuat.

"Anggaran yang Rp 10 triliun lebih itu kita minta dialokasikan dari Dinkes itu ada untuk stunting," ujarnya, di Gedung DPRD DKI Jakarta," Kamis (24/10).

Ia menegaskan, upaya penurunan stunting di DKI Jakarta harus dilakukan secara serius dan menjadi prioritas pemerintah.

"Kita ingin tidak ada lagi anak yang mengalami permasalahan tumbuh kembang," ucapnya.

Selain itu, Thamrin juga meminta agar Dinkes menyediakan program layanan pengantaran obat untuk pasien. Menurutnya, layanan ini bisa membantu memudahkan pasien mendapatkan obat tanpa antre lama. 

"Hari ini Dinas Kesehatan kita dorong dan untuk bisa menyalurkan obat, mengantarkan obat ke masing-masing pasien," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati dalam paparannya mengajukan alokasi kebutuhan anggaran sebesar Rp 10,6 triliun untuk tahun 2025.

Ani merinci, target kerja yang akan dicapai tahun depan di antaranya, percepatan penuntasan dan pencegahan stunting, penurunan AKI dan AKB, penanggulangan tuberkulosis dan HIV, implementasi integrasi layanan primer, implementasi penanggulangan penyakit DBD melalui teknologi nyamuk ber-Wolbachia, serta pengembangan sistem informasi kesehatan.

"Kami juga fokus untuk menjalankan penguatan layanan rujukan dan pengembangan layanan unggulan Rumah Sakit Umum Daerah, penguatan layanan primer dan sistem ketahanan kesehatan, upaya penanggulangan kemiskinan, serta optimalisasi cakupan jaminan kesehatan maupun jaminan sosial," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Turunkan Stunting, Dinas PPAPP Selenggarakan Program DASHAT di 18 Kelurahan se-Jakarta

Turunkan Stunting, Dinas PPAPP Selenggarakan Program DASHAT

Senin, 30 September 2024 1561

Pemkot Jakpus Evaluasi Capaian Operasionalisasi Stranas Percepatan Penurunan Stunting

Pemkot Jakpus Evaluasi Capaian Operasionalisasi Percepatan Penurunan Stunting

Rabu, 23 Oktober 2024 1245

Dinkes Beri Dukungan Pembekalan Nasional Anggota ASPETRI DKI Jakarta

Dinkes Beri Dukungan Pembekalan Nasional Anggota ASPETRI DKI

Senin, 21 Oktober 2024 2542

Pj. Gubernur Teguh Apresiasi Dukungan BUMD Sukseskan Uji Coba Makan Bergizi Gratis

Pj Gubernur Teguh Apresiasi Dukungan BUMD Sukseskan Uji Coba Makan Bergizi Gratis

Kamis, 24 Oktober 2024 1717

Yudha Permana Minta Optimalisasi Balai Latihan Kerja

Yudha Permana Minta Optimalisasi Balai Latihan Kerja

Kamis, 24 Oktober 2024 2006

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3264

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1978

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1554

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1346

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 640

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks