Wujudkan Pelayanan Publik Berintegritas, Pemprov DKI Gelar Edukasi Anti-Pungli

Senin, 30 September 2024 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1563

Wujudkan Pelayanan Publik Berintegritas, Pemprov DKI Gelar Edukasi Anti-Pungli

(Foto: Istimewa)

Dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas tinggi, Pemprov DKI Jakarta menggelar kegiatan sosialisasi Edukasi Antipungli, Gratifikasi, dan Judi Online di Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Selatan.

"Kegiatan sosialisasi ini diharapkan memberikan manfaat nyata,"

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Iwan Kurniawan mengatakan, kegiatan edukasi ini merupakan langkah strategis yang penting dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai bahaya pungutan liar, gratifikasi, dan judi online.

"Kegiatan sosialisasi ini diharapkan memberikan manfaat nyata dalam mewujudkan integritas para petugas, baik yang berada di lapangan maupun di kantor. Saya yakin dengan adanya  pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas tinggi, kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di Jakarta akan semakin tinggi," ujar Iwan, dalam Siaran Pers Pemprov DKI Jakarta, Senin (30/9).

Lebih lanjut, Iwan mengatakan, sosialisasi ini dihadiri oleh 150 petugas Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB) dan juru ukur. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti secara online oleh seluruh unit pelayanan DPMPTSP dari 267 kelurahan, 44 kecamatan, dan enam kota/kabupaten administrasi, serta di tingkat dinas.

Iwan menerangkan, petugas AJIB memiliki tanggung jawab dalam mendampingi proses administrasi pelayanan perizinan kepada masyarakat secara langsung, baik di kantor maupun di lapangan. Sementara petugas ukur bertugas melakukan pengukuran teknis di lapangan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

"Para petugas tersebut memiliki risiko tinggi terhadap penyuapan atau gratifikasi karena bertemu langsung dengan masyarakat yang seringkali dilakukan di lingkungan luar kantor dan minim pengawasan langsung dari atasan. Oleh karena itu, kehadiran mereka dalam kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat integritas dalam pelaksanaan tugas mereka," imbuh Iwan.

Ia juga menegaskan, bahwa penyuapan adalah tindakan yang tidak hanya merugikan instansi, tetapi juga mencoreng nilai-nilai pribadi sebagai pelayan publik. Begitu pula judi online yang berdampak pada finansial, serta menyerang privasi dan otoritas individu yang terlibat. Oleh karena itu, perlu ada komitmen dalam menjaga integritas diri dan memastikan bahwa tindakan-tindakan yang diambil senantiasa mencerminkan komitmen terhadap kejujuran dan profesionalisme.

"Dari pengetahuan yang diperoleh, diharapkan setiap petugas dapat bertindak lebih proaktif dan bertanggung jawab, serta mampu mengidentifikasi dan terhindar dari praktik-praktik yang merugikan," tandas Iwan.

BERITA TERKAIT
Dinas PPAPP, Rakor, Cegah, Judi, Online, Anak

Dinas PPAPP Siapkan Langkah Cegah Judi Online yang Melibatkan Anak

Senin, 12 Agustus 2024 1949

Dinas PPAPP Gencar Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan dan Judi Online pada Anak

Dinas PPAPP Gencar Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan dan Judi Online pada Anak

Kamis, 22 Agustus 2024 1734

Plt Kadisdik, DKI Jakarta, Budi, Awaludin

Disdik Bakal Usut Tuntas Penerima Bantuan Pendidikan Diduga Bermain Judol

Senin, 05 Agustus 2024 1251

BERITA POPULER
Ketua Komisi E DPRD M Subki fakhri 1

Komisi E Tekankan Pengawasan dan Evaluasi Program SSG

Senin, 25 Mei 2026 926

IMG 20260521 WA0001

Sudin LH Jaksel Buat 345 Lubang Biopori Jumbo dan 40 Teba Modern

Kamis, 21 Mei 2026 1685

Pelantikan eselon 3 dan 4 rezap ilus

Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

Rabu, 20 Mei 2026 1799

Pramono Raperda Kawasan

Pramono Dorong Target Net Zero Emission

Jumat, 22 Mei 2026 1387

Jakarta Sales Mission 2026' di Xiamen dan Shanghai

Transjakarta Borong Penghargaan Best Human Capital Awards 2026

Senin, 25 Mei 2026 611

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks