Dangdut dan Gamelan Ajeng Jadi Warisan Budaya Takbenda Baru DKI Jakarta

Minggu, 03 September 2023 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 5030

Dangdut dan Gamelan Ajeng Jadi Warisan Budaya Takbenda Baru DKI Jakarta

(Foto: Istimewa)

Kearifan lokal DKI Jakarta, Dangdut dan Gamelan Ajeng telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia Tahun 2023 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek RI).

Upaya dan dedikasi dalam melestarikan warisan budaya yang tak ternilai harganya

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana mengatakan, penetapan tersebut menjadi tonggak bersejarah bagi Provinsi DKI Jakarta dan mengukuhkan komitmen dalam melestarikan kekayaan budaya yang ada.

"Dinas Kebudayaan memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya DKI Jakarta untuk generasi masa depan. Kami menerima penghargaan ini dengan rasa bangga sebagai pengakuan terhadap upaya dan dedikasi dalam melestarikan warisan budaya yang tak ternilai harganya," ujarnya, melalui keterangan tertulis, Sabtu (2/9) malam.

Iwan menjelaskan, pengumuman Dangdut dan Gamelan Ajeng sebagai Warisan Budaya Takbenda secara resmi diumumkan Tim Ahli WBTb Indonesia pada Kamis (31/8) lalu.

"Penetapan dilakukan setelah melalui tahapan Sidang WBTb Tahun 2023 yang berlangsung pada 28 sampai 31 Agustus 2023," terangnya.

Ia menambahkan, penetapan Dangdut dan Gamelan Ajeng sebagai WBTb merupakan prestasi gemilang bagi Provinsi DKI Jakarta.

"Sejak tahun 2013 hingga 2023, Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan telah berhasil mendapatkan penetapan WBTb sebanyak 77 karya budaya dari Kemdikbudristek RI," bebernya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Hilmar Fariz berharap, dengan penetapan ini seluruh pemerintah daerah di Indonesia akan menjadikan WBTb sebagai bagian dari kurikulum di sekolah-sekolah.

"Ini akan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai warisan budaya yang kaya di Indonesia," tandasnya.

Untuk diketahui, acara pengumuman dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dalam dunia kebudayaan seperi, Dirjen Kebudayaan Kemdikbudristek RI, Hilmar Fariz; Direktur Perlindungan Kebudayaan, Yudi Wahjudin; Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana; serta perwakilan dari 31 provinsi di Indonesia.

BERITA TERKAIT
festival jakarta marathon

Festival Budaya Nusantara Ramaikan Jakarta Marathon

Rabu, 22 Oktober 2014 7998

       Musik Beragam Genre Meriahkan Malam Tahun Baru di Spot Budaya 2

Musik Beragam Genre Meriahkan Malam Tahun Baru di Spot Budaya 2

Selasa, 31 Desember 2019 1675

Silat Sutera Baja Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Takbenda

Silat Sutera Baja Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Takbenda

Selasa, 13 Oktober 2020 3738

BERITA POPULER
IMG 20260225 WA0053

Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

Rabu, 25 Februari 2026 40437

IMG 20260221 WA0050

Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

Sabtu, 21 Februari 2026 3698

Pelepasan jenazah Harianto Badjoeri tiyo

Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

Senin, 23 Februari 2026 2074

IMG 20260221 WA0159

Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

Sabtu, 21 Februari 2026 2047

Pramudi Transjakarta ApelKeselamatan

Pramudi Transjakarta Ikuti Apel Keselamatan

Kamis, 26 Februari 2026 583

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks