Pemenang Lomba Menulis Jaktim Dapat Apresiasi

Kamis, 15 Agustus 2024 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 2542

Sudin Pusip Jaktim Berikan Apresiasi Pemenang Lomba Menulis

(Foto: Nurito)

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) DKI, Firmansyah, memberikan apresiasi kepada para pemenang lomba menulis tingkat kota Jakarta Timur, Kamis (15/8) sore.

"Memotivasi anak agar gemar membaca dan menulis sejak dini,"

Menurut Firman, lomba menulis ini merupakan agenda rutin tahunan untuk memotivasi anak-anak agar gemar membaca dan berkunjung ke perpustakan.

"Ini bagian dari upaya kita memotivasi anak agar gemar membaca dan menulis sejak dini," ujarnya.

Kasudin Pusip Jakarta Timur, Komiasih mengatakan, lomba digelar sejak  15 Juli hingga 11 Agustus. Pemenang lomba mendapatkan sertifikat serta uang pembinaan dengan besaran bervariasi.

Selain pemenang lomba menulis, jelas Komiasih, pihaknya juga memberikan door prize pada empat pemenang lomba membaca dan hadiah sepeda lipat kepada enam pemenang lomba aksara.

"Lomba diikuti pelajar SD hingga SMA. Selain mendapatkan, pemenang juga mendapatkan uang pembinaan," papar Komiasih.

Ia merinci,  untuk kategori sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) juara pertama diraih Cleopatra Aulia Arrani dari SDN Cipinang Muara 05 Pagi, mendapatkan hadiah  uang Rp 2 juta. Kedua, Adelia Oktarina SDN Batu Ampar 02  dengan hadiah Rp 1,75 juta dan juara ketiga Amar Hafiz, SDN Cipinang Muara 05 Pagi dengan hadiah Rp 1 juta.

Cleopatra mengakuj, terkejut mendapat hadiah pertama, lantaran baru pertama kali mengikuti lomba menulis. Siswa kelas 6 SDN Cipinang Muara 05 Pagi ini menulis dengan judul 'Balada Putih Merah'.

"Tulisan ini diangkat dari kisah nyata teman TK saya yang berasal dari keluarga tidak mampu dan selalu di-bully di kelas. Semua saya tuangkan dalam  tulisan 20 halaman," papar anak yang bercita-cita menjadi dokter ini.

Menurutnya, dalam tulisan itu kisahnya ada anak kelas dua SD dari keluarga tidak mampu yang sellau dibully. Setiap hari sebelum dan setelah pulang sekolah, anak tersebut berjualan kue untuk membantu kebutuhan hidup keluarganya. Hingga akhirnya anak tersebut lulus SD dan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Untuk kategori SMP yang dilakukan secara berkelompok juara pertama diraih SMPN 20, mendapatkan hadiah uang pembinaan Rp 10 juta, kedua SMPN 255 sebesar Rp  9 juta dan ketiga SMPN 147 Rp 8 juta

Sedangkan untuk kategori SMA , juara pertama diraih SMAN 89 mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 10 juta, kedua SMAN 99 Rp 9 juta dan juara ketiga SMAN 76 Rp 8 juta

BERITA TERKAIT
Pusip Jaktim Gencarkan Layanan Digitalisasi Arsip

Pusip Jaktim Gencarkan Layanan Digitalisasi Arsip

Senin, 01 Juli 2024 1501

Jakarta Hari Ini Cerah dan Cerah Berawan

Putar Film Kartun, Strategi Sudin Pusip Jaktim Ajak Anak Gemar Baca

Rabu, 29 Mei 2024 1410

Anwar Kukuhkan Bunda Literasi dan Duta Baca Jaktim 2024

Anwar Kukuhkan Bunda Literasi dan Bunda Baca Jaktim 2024

Selasa, 21 Mei 2024 1912

60 Anak Sambangi Perpustakaan Kantor Sudin Pusip Jaktim Saat Ramadan

60 Anak Sambangi Perpustakaan Kantor Sudin Pusip Jaktim Saat Ramadan

Kamis, 21 Maret 2024 9224

Sudin Pusip Jaktim Gelar Layanan Arsip Keluarga di Cibubur

Sudin Pusip Jaktim Gelar Layanan Arsip Keluarga di Cibubur

Rabu, 15 November 2023 7372

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3364

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1655

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1457

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 802

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 614

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks