Pencegahan dan Penanganan Stunting Digencarkan di Kelurahan Tegal Parang

Kamis, 08 Agustus 2024 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 1424

Kelurahan Tegal Parang Sosialisasikan Percepatan Penurunan Stunting

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Upaya mencegah dan menurunkan stunting di Kelurahan Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan terus digencarkan. Agar  memberikan hasil optimal, diadakan  sosialisasi kepada Kelompok Peduli Gizi (KPG) Pantau Gizi Mampang Prapatan Bebas Stunting.

Membentuk Kelompok Peduli Gizi 

Kepala Sub kelompok Kesehatan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Jakarta Selatan, Budi Sulistyo mengatakan, persoalan stunting berdampak pada kehidupan generasi masa depan, khususnya anak-anak. 

"Upaya mengatasi stunting sangat penting. Kita harus memperhatikan mulai bayi lahir hingga setidaknya masa lima tahun pertumbuhan," ujarnya, Kamis (8/8).

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholder di Kelurahan Tegal Parang yang telah telah berupaya memberikan wawasan lebih kepada kader, pengurus lingkungan, dan lainnya tentang penanganan stunting yang baik serta benar. 

"Penting untuk melakukan upaya-upaya penurunan stunting di suatu wilayah dengan membentuk Kelompok Peduli Gizi seperti ini," terangnya.

Ia menegaskan, penanganan masalah stunting, bukan hanya kewajiban KPG saja, melainkan perlu kerja sama dan kepedulian dari lainnya, termasuk pihak swasta untuk mewujudkan Jakarta Selatan zero stunting. 

"Saya berharap KPG ini, selain mampu memberikan makanan yang bergizi juga bisa menyosialisasikan dan mengedukasi calon pengantin, ibu hamil, dan ibu menyusui tentang pentingnya peran mereka dalam tumbuh kembang anak," ungkapnya.

Sementara iru, Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Tegal Parang, Firdaus Aulawy Rois, menuturkan, selain melaksanakan sosialisasi dan koordinasi kepada KPG, pihaknya sekaligus juga melakukan Penandatanganan Komitmen Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting Wilayah Kelurahan Tegal Parang. 

"Dalam kegiatan ini juga kita libatkan seluruh stakeholder baik dari tiga pilar, pengurus lingkungan, karang taruna, PKK, dan para koordinator Posyandu untuk menyamakan persepsi terkait dengan penanganan serta pencegahan stunting di Kelurahan Tegal Parang," bebernya. 

Ia berharap, dengan koordinasi dan kerja sama yang baik dalam penanganan permasalahan stunting ini membuat terciptanya generasi emas di masa yang akan datang bukan hanya mimpi belaka, namun bisa terwujud dengan baik. 

"Ini bukan hanya tugas dari tenaga kesehatan saja, kita semua harus berperan aktif dalam mengentaskan stunting," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Munjirin Apresiasi Beridirinya Kelompok Peduli Gizi di Kelurahan Meteng Dalam

Wali Kota Jaksel Apresiasi Berdirinya KPG Gemintang di Kelurahan Menteng Dalam

Kamis, 02 Mei 2024 3345

 103 Balita di Kelurahan Cipedak Diperiksa Kesehatannya

Kelurahan Cipedak Adakan Intervensi Pencegahan Stunting

Selasa, 25 Juni 2024 1206

Pemberian Makanan Bergizi di Pulau Kelapa Terus Digencarkan

PMT Bergizi di Pulau Kelapa Efektif Minimalisir Balita Terindikasi Stunting

Selasa, 06 Agustus 2024 2337

TP PKK Jaksel - FIFGroup MoU Upaya Penurunan Stunting

TP PKK Jaksel-FIFGroup Sepakati Kerja Sama Penanganan Stunting

Selasa, 30 Juli 2024 1228

Gemarikan Tahun 2024 di Jaksel Sasar 3.000 Anak

Wali Kota Jakarta Selatan Ajak Anak-anak Gemar Makan Ikan

Selasa, 23 Juli 2024 1387

BERITA POPULER
IMG 20260521 WA0001

Sudin LH Jaksel Buat 345 Lubang Biopori Jumbo dan 40 Teba Modern

Kamis, 21 Mei 2026 2193

Wagub lepas pemeriksa hewan kurban rezap

Plt Gubernur Lepas 744 Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 1055

Ketua Komisi E DPRD M Subki fakhri 1

Komisi E Tekankan Pengawasan dan Evaluasi Program SSG

Senin, 25 Mei 2026 1057

Direktur Bisnis Perumda Dharma Jaya Irwan Nusyirwan ist

Dharma Jaya Dukung Kelancaran Kurban PWNU DKI

Rabu, 27 Mei 2026 670

Pramono Raperda Kawasan

Pramono Dorong Target Net Zero Emission

Jumat, 22 Mei 2026 1535

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks