Dinas LH Imbau Penyelenggaraan Kurban Secara Ramah Lingkungan

Rabu, 12 Juni 2024 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1705

 Dinas LH Imbau Penyelenggaraan Kurban Secara Ramah Lingkungan

(Foto: Istimewa)

Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi DKI Jakarta mengimbau panitia kurban dan masyarakat umum untuk melaksanakan ibadah kurban pada Iduladha 1445 Hijriah secara ramah lingkungan atau menerapkan prinsip 'Eco Qurban'.

Jangan sampai membiarkan limbah hewan kurban seperti darah dan isi perut tanpa ditangani

Hal tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pemotongan Hewan Kurban.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto menyampaikan, penerapan prinsip 'Eco Qurban' yakni dengan melaksanakan kurban tanpa mencemari dan mengotori lingkungan sekitar, baik dalam pelaksanaan maupun setelahnya.

"Jangan sampai membiarkan limbah hewan kurban seperti darah dan isi perut tanpa ditangani hingga berceceran, lalu membuangnya ke got, selokan dan kali," ujar Asep, Rabu (12/6).

Menurutnya, jika limbah hewan kurban tidak ditangani dengan baik maka bisa membuat lingkungan tidak nyaman karena bau, hingga berisiko membayakan kesehatan masyarakat sekitar. Lebih dari itu, pembuangan limbah potongan hewan kurban ke badan air bisa merusak ekosistem.

“Sederhananya ikan di badan air bisa mati, jika limbah isi perut hewan kurban dibuang ke sana,” ucap Asep.

Untuk menghindari hal tersebut, pihaknya menyarankan kepada warga Jakarta agar menangani limbah hewan kurban dengan cara menguburnya di dalam lubang tanah minimal satu meter kubik untuk sapi berukuran 400 sampai 600 kilogram dan minimal 0,3 meter kubik untuk kambing yang berukuran 25 sampai 35 kilogram.

Selain itu, limbah-limbah itu bisa diolah kembali dalam bentuk pengomposan dengan komposter, Biokonversi Maggot Black Soldier Fly, hingga dikirim ke tempat pengolahan agar ditangani dengan tepat.

Asep menjelaskan, saat ini Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga terus gencar mengampanyekan agar tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai dalam pendistribusian daging kurban. Sebagai opsi, bisa menggunakan wadah daging kurban yang ramah lingkungan dan aman terhadap kesehatan.

"Besek bambu, daun pisang, daun jati dan lain-lain yang berasal dari bahan alami, ataupun wadah guna ulang yang masih layak dan higenis," tandas Asep.

BERITA TERKAIT
 100 Peserta Ikuti Sosialisasi Tata Cara Pemotongan Hewan Kurban

100 Peserta Ikuti Sosialisasi Tata Cara Pemotongan Hewan Kurban di Jakut

Selasa, 11 Juni 2024 1426

 Dinas KPKP DKI Periksa Kesehatan 39 Ribu Ekor Hewan Kurban

Dinas KPKP Sudah Periksa 39 Ribu Hewan Kurban

Selasa, 11 Juni 2024 1556

Dharma Jaya, Ketersediaan, Kesehatan, Hewan Kurban, Iduladha2024

Dharma Jaya Pastikan Ketersediaan dan Kesehatan Hewan Kurban

Senin, 10 Juni 2024 1431

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2505

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1203

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 964

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 509

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 405

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks