Pokja Daerah KI DKI Hadiri Bimtek Sukseskan IKIP 2024

Kamis, 23 Mei 2024 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 2069

Pokja Daerah KI DKI Hadiri Bimtek Sukseskan IKIP 2024

(Foto: Istimewa)

Kelompok Kerja (Pokja) Daerah Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Indeks Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2024.

IKIP sebagai gambaran untuk memotret implementasi keterbukaan informasi publik

Bimtek Pokja yang diselenggarakan KI Pusat bertempat di Mercure Convention Centre Ancol, Jakarta Utara pada tanggal 21 - 23 Mei 2024.

Kegiatan ini diikuti lima anggota Pokja Daerah KI Provinsi DKI Jakarta yakni, Agus Wijayanto Nugroho dan Aang Muhdi Gozali (Komisioner KI Provinsi), Elwin Rivo Sani (utusan Pemprov DKI), Angel Damayanti (akademisi) dan Mustakim (perwakilan Jurnalis).

Komisioner KI DKI Jakarta, Agus Wijayanto Nugroho mengatakan, Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) merupakan metode yang digunakan untuk mengukur, memotret juga menggambarkan pelaksanaan keterbukaan informasi publik di tingkat provinsi dan nasional.

“IKIP sebagai gambaran untuk memotret implementasi keterbukaan informasi publik di Provinsi Jakarta di Tahun 2023. Serta modal perencanaan pembangunan nasional," ujar Agus, dalam keterangan tertulis, Kamis (23/5).

Ia menuturkan, metode penilaian saat ini berbeda dibandingkan dengan IKIP tiga tahun sebelumnya sejak tahun  2021. Adapun, Pokja Daerah DKI Jakarta saat ini sedang melakukan penjaringan informan ahli.

“Di mana, desain atau metode diambil dari informan ahli dengan pendekatan kolaboratif bersama para pemegang kepentingan (stakeholder) keterbukaan informasi publik yaitu pentahelix," tuturnya.

Sebelumnya, lanjut Agus, Informan ahli yang diambil sebanyak sembilan orang dari pemerintah, bisnis dan masyarakat

"Namun saat ini terdiri dari 10 orang mewakili 5 kelompok yaitu unsur pemerintah, bisnis, masyarakat/komunitas, tambahan dari akademisi, dan media/jurnalis dengan memperhitungkan keterwakilan gender yang  setiap unsur  terdiri dari 2 orang," paparnya.

Sementara anggota Pokja Daerah, Aang Muhdi Gozali berharap, kegiatan IKIP 2024 mendapatkan dukungan dari berbagai stakeholder agar berjalan sukses dan lancar.

Ia mengungkapkan, Pokja Daerah melakukan upaya agar data dan fakta dari pelaksanaan IKIP di Jakarta Tahun 2023 komprehensif disusun secara terukur, objektif, akuntabel, partisipatif dan transparan.

"Adapun bahan yang dikumpulkan merupakan semua data primer dan sekunder serta fakta terkait pada 2023 jadi landasan pelaporan IKIP Tahun 2024," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Visitasi ke Kecamatan Tanah Abang, KI DKI Berikan Atensi Khusus

Visitasi ke Kecamatan Tanah Abang, KI DKI Berikan Atensi Khusus

Senin, 20 Mei 2024 1507

 KI Optimis Badan Publik Disdukcapil DKI Raih Prestasi Informatif

KI Optimistis Disdukcapil DKI Raih Prestasi Informatif

Jumat, 17 Mei 2024 1538

KI DKI Jakarta Ajak Badan Publik Pertahankan Prestasi Informatif di E-Monev Tahun 2024

KI DKI Ajak Badan Publik Pertahankan Prestasi Informatif di E-Monev 2024

Kamis, 16 Mei 2024 1843

KI DKI Gelar Kunker ke Kedutaan Thailand

KI DKI Gelar Kunker ke Kedutaan Besar Thailand di Jakarta

Senin, 29 April 2024 2971

 KI Optimis Badan Publik Disdukcapil DKI Raih Prestasi Informatif

KI Optimistis Disdukcapil DKI Raih Prestasi Informatif

Jumat, 17 Mei 2024 1538

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7133

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4826

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2113

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2509

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1119

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks