Pansus DPRD Diminta Klarifikasi Temuan BPK

Kamis, 06 Agustus 2015 Reporter: Folmer Editor: Lopi Kasim 3560

Djarot Minta Pansus DPRD DKI Klarifikasi Temuan BPK

(Foto: Reza Hapiz)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menggelar rapat kerja bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD terkait hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap APBD 2014.

Salah satu saran kita kan, tentang Mangga Dua, lebih baik dipertemukan antara kita dengan BPK, DPRD, PT DP, dan akan lebih baik

Menurut Djarot, pihaknya senang dengan inisiatif pembentukan pansus oleh dewan. Sebab, akan terlihat jelas di mana letak kesalahan dan dapat diperbaiki melalui mekanisme yang berlaku.

"Salah satu saran kita kan, tentang Mangga Dua, lebih baik dipertemukan antara kita dengan BPK, DPRD, PT DP, dan akan lebih baik. Dengan cara ini, kita akan bisa mengklarifikasi dan mencari kebenaran. Kalau memang betul temuan BPK, kita tindaklanjuti," ujar Djarot dalam rapat tersebut, Kamis, (6/8).

Dari temuan BPK tersebut, lanjutnya, bisa saja bukan disebabkan murni permasalahan pidana, namun kesalahan administratif. Misalnya, persoalan Stadion Lebak Bulus yang sudah dilelang untuk pembongkaran, terkait program MRT, namun tidak ada yang mau karena biaya yang terlalu mahal.

"Kita seharusnya mikir temuan-temuan yang sifatnya subtantif, karena temuan administratif itu bukan korupsi. Tapi bukan berarti kita meniadakan atau menistakan hal-hal seperti ini," tuturnya.

Permintaan bertemu dengan BPK juga dilakukan untuk permasalahan lainnya termasuk terkait RS Sumber Waras. "Makanya bisa diklarifikasi apa betul ada kelebihan pembayaran ke Sumber Waras," ungkapnya.

Sementara, Kepala BPKAD DKI, Heru Budi Hartono mengatakan, pihaknya dapat mempertanggungjawabkan sebagian besar temuan BPK. Bahkan, Pemprov DKI sudah menjelaskan secara rinci sebelum laporan keuangan tersebut dipublikasikan, namun BPK tetap menjadikan item tersebut sebagai temuan. "Kami bisa jawab semua. Tapi kita tidak tahu masih ada penemuan," katanya.

Heru juga siap menunjukkan semua bukti berikut dengan peta lokasi aset yang disebut hilang atau atau tidak memberikan imbalan kepada DKI. "Kalau perlu cek fisik di lapangan, kalau tidak terbukti, kami minta hapus item yang menjadi temuan BPK tersebut. Kalimat, per kalimat kita bahas dengan BPK, dan PT DP," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
 Ahok Dukung DPRD Bentuk Pansus Lahan Sumber Waras, Asal Terbuka

Ahok: Pansus RS Sumber Waras Harus Terbuka

Kamis, 06 Agustus 2015 5954

Pemkot Jakpus Terus Ambil Alih Aset DKI Yang Dikuasai Swasta

Mangara Fokus Ambil Alih Lahan Milik DKI

Jumat, 24 Juli 2015 4844

 Ahok Minta SKPD Kembalikan Dana Penyimpangan Pakai Uang Pribadi

Ahok Minta SKPD Kembalikan Uang Negara Pakai Uang Pribadi

Senin, 13 Juli 2015 7418

DKI Targetkan Kembalikan 80 Persen Temuan BPK

DKI Targetkan Kembalikan 80 Persen Temuan BPK

Senin, 13 Juli 2015 11365

Ahok Minta Audit BPK Tak Hanya Prosedural

Ahok: Audit BPK Harus Subtansial, Bukan Prosedural

Jumat, 10 Juli 2015 6569

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9277

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3235

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3662

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1951

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1519

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks