BI DKI Prediksi Ekonomi Jakarta pada Triwulan II 2024 Tumbuh Lebih Tinggi

Kamis, 16 Mei 2024 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 2003

BI DKI : Ekonomi Jakarta pada Triwulan II 2024 Diprediksi Tumbuh Lebih Tinggi

(Foto: Istimewa)

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta mencatat, ekonomi Jakarta pada triwulan I 2024 tumbuh 4,78 persen (yoy), tetap kuat meskipun sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 4,85 persen (yoy).

Untuk itu pengembangan sektor jasa-jasa sebagai sektor potensial perlu terus didorong

Pertumbuhan tersebut juga berada di bawah pertumbuhan ekonomi Nasional (5,11 persen, yoy). Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Jakarta ditopang oleh Konsumsi Rumah Tangga (RT) dan Konsumsi Pemerintah sementara dari sisi Lapangan Usaha (LU), ditopang oleh LU Perdagangan, Konstruksi dan Infokom.

Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta, Arlyana Abubakar mengatakan, secara struktural, Jakarta mengalami pergeseran sektor yang mengarah ke sektor tersier atau jasa-jasa seiring menurunnya pangsa sektor industri dan konstruksi, terkait keterbasan lahan.

“Untuk itu pengembangan sektor jasa-jasa sebagai sektor potensial perlu terus didorong,” ujar Arlyana, Kamis (16/5).

Ia menyampaikan, pembangunan Jakarta juga akan semakin terakselerasi dengan wilayah sekitar melalui pengembangan Kawasan Aglomerasi seiring dengan disahkannya Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta.

Arlyana menjelaskan, Kawasan Jabodetabekpunjur mempunyai kontribusi besar dengan pangsa hampir seperempat terhadap perekonomian nasional. Selain itu, jumlah tenaga kerja yang besar, selain menjadi sumber daya, juga menjadi basis konsumen.

“Adapun, program sinkronasi dalam Kawasan Aglomerasi meliputi pengelolaan sampah, B3, dan limbah B3; lingkungan hidup dan penanggulangan banjir; air minum; infrastruktur wilayah, penataan ruang, dan transportasi serta energi,” urainya.

Arlyana mengatakan, ekonomi Jakarta pada Triwulan II 2024 diperkirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan I 2024. Menurutnya, ini didorong oleh meningkatnya konsumsi RT sejalan dengan HBKN Ramadan dan Idulfitri, meningkatnya konsumsi Pemerintah sejalan dengan kenaikan belanja pegawai untuk THR dan gaji ke-13 serta bansos, meningkatnya investasi sejalan dengan masih berlanjutnya proyek strategis serta membaiknya kinerja ekspor.

Tren peningkatan ini juga terindikasi dari Indeks Ekspektasi Konsumen Bank Indonesia untuk enam bulan yang akan datang mengalami peningkatan didorong oleh kenaikan penghasilan, lapangan kerja, dan kegiatan usaha. Kemudian, kegiatan usaha investasi yang diperkirakan tumbuh lebih tinggi dengan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) BI pada Triwulan II tahun 24 yang diprakirakan meningkat menjadi sebesar 23,67 persen SBT (Saldo Bersih Tertimbang).

“SKDU Industri pada Triwulan II tahun 2024 diperkirakan membaik meski masih terkontraksi sebesar 0,22 persen SBT serta kinerja sektor konstruksi yang juga diprakirakan meningkat seiring dengan masih terus berlanjutnya proyek-proyek strategis,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
BI DKI Jakarta Sosialisasikan QRIS di Sarinah Thamrin

BI DKI Sosialisasikan Sistem Transaksi QRIS di Sarinah

Minggu, 26 November 2023 8435

urban farming

Tekan Inflasi, KPw BI DKI Distribusikan 106 Ribu Bibit Pohon Cabai

Senin, 30 Oktober 2023 6463

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9255

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3225

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3645

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1941

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1511

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks