Pemprov DKI Optimistis Turunkan Angka Kemiskinan

Kamis, 06 Agustus 2015 Reporter: Folmer Editor: Widodo Bogiarto 4018

Pemprov DKI Optimistis Turunkan Angka Kemiskinan

(Foto: Reza Hapiz)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengaku optimistis Pemprov DKI bisa menurunkan tingkat kemiskinan menjadi tiga persen pada tahun 2016 mendatang.

Penanganan kemiskinan di Jakarta lebih sulit dibandingkan daerah lain

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI selama dua tahun terakhir atau pada Maret 2013 tercatat jumlah warga miskin di ibu kota sebanyak 352.960 jiwa atau sebesar 3,55 persen. Selang enam bulan kemudian atau September 2013, jumlah warga miskin menjadi 371.700 jiwa atau 3,72 persen.

Sedangkan pada bulan Maret 2014, BPS DKI kembali mencatat tingkat kemiskinan di ibu kota meningkat menjadi 3,92 persen atau mencapai 393.980 jiwa. Kemudian September 2014, warga miskin di Jakarta tercatat mencapai 412.790 orang atau sebanyak 4,09 persen. Namun jumlah itu menurun sebanyak 0,56 persen pada tahun 2015.

“Tingkat kemiskinan di Jakarta memang paling rendah secara nasional, yakni masih di bawah lima persen," ujar Djarot saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Penanggulangan Kemiskinan di Balaikota, Kamis (6/8).

Namun, Djarot mengaku, pihaknya tidak ingin bertepuk dada dengan penurunan tingkat kemiskinan di ibu kota tersebut. Sebab, kemiskinan yang terjadi di ibu kota memiliki perbedaan karakter dengan daerah lain.

"Penanganan kemiskinan di Jakarta lebih sulit dibandingkan daerah lain. Kalau di daerah, orang miskin tinggalnya menetap. Sedangkan di Jakarta, kehidupan warga miskin berpindah - pindah,” kata Djarot.

Karenyanya, Djarot mengaku optimistis pihaknya dapat menurunkan tingkat kemiskinan menjadi tiga persen pada tahun 2016 mendatang,

“Kalau sekarang kan 3,53 persen ya, paling tidak ya, dapat tiga persen sampai 2016. Makanya kita perlu terus menerus melakukan upaya untuk menurunan angka kemiskinan,” katanya.

Mantan Walikota Blitar ini menambahkan, kantong - kantong kemiskinan di ibu kota berada di pemukiman padat penduduk yang kerap terjadi tawuran dan tindak kriminalitas. 

BERITA TERKAIT
91 Ribu Warga Miskin di Jaktim Akan Didata Ulang

Warga Miskin di Jaktim akan Didata Ulang

Kamis, 21 Mei 2015 5072

Kemiskinan di Jakarta Terendah di Indonesia

Kemiskinan di Jakarta Terendah di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2015 8730

Pemkot Jaktim Berharap Penanggulangan Kemiskinan Tepat Sasaran

Program Penanggulangan Kemiskinan Diharap Tepat Sasaran

Kamis, 21 Mei 2015 4205

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7137

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4828

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2209

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2516

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1139

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks