Program Penanggulangan Kemiskinan Diharap Tepat Sasaran

Kamis, 21 Mei 2015 Reporter: Budhy Tristanto Editor: Lopi Kasim 3922

Pemkot Jaktim Berharap Penanggulangan Kemiskinan Tepat Sasaran

(Foto: Budhy Tristanto)

Dengan Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) 2015 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap program penanggulangan kemiskinan yang dilakukan pemerintahan dapat tepat sasaran.

Lewat informasi yang diperoleh tersebut, dapat dilakukan eksekusi program penanggulangan kemiskinan yang tepat sasaran

“Lewat informasi yang diperoleh tersebut, dapat dilakukan eksekusi program penanggulangan kemiskinan yang tepat sasaran,” kata Wakil Walikota Jakarta Timur Husein Murad, saat  membuka Sosialisasi Pemutakhiran Basis Data Terpadu 2015 di Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Timur, Kamis (21/5).

Menurut Husein, dalam upaya mengimplentasikan berbagai program penanggulangan kemiskinan, infomasi mengenai siapa yang miskin, bagaimana karakteristiknya dan di mana mereka berada (nama dan alamatnya.red) menjadi hal yang sangat penting.

"Dari informasi yang telah dimutakhirkan tersebut, maka dapat dilakukan eksekusi program penanggulangan kemiskinan yang tepat sasaran," ucapnya.

Data kemiskinan berbasis rumah tangga yang disajikan menurut  nama dan alamat atau yang biasa disebut rumah tangga sasaran (RTS), kata Husein, hanya dihasilkan oleh BPS.

“Hal itu jelas erat kaitannya dengan tugas dan fungsi BPS sebagai penyedia data bagi kepentingan pemerintah menurut Undang-undang No. 16/Tahun 1997 tentang Statistik,” ujarnya.

Ditambahkan Husein, saat ini ada berbagai program yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah untuk menganggulangi kemiskinan, seperti program penanggulangan kemiskinan bantuan sosial terpadu berbasis keluarga (PKH, RASKIN, JAMKESMAS dan BSM), program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat (PNPM MANDIRI) dan program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan usaha ekonomi makro dan mikro (KUR).

“Selain program-program itu ada pula yang bersifat lokal dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat miskin,” ungkap Husein.

BERITA TERKAIT
91 Ribu Warga Miskin di Jaktim Akan Didata Ulang

Warga Miskin di Jaktim akan Didata Ulang

Kamis, 21 Mei 2015 4752

Juli, BPS Gelar Program Pendataan Perlindungan Sosial

Juli, BPS Gelar Program Pendataan Perlindungan Sosial

Rabu, 20 Mei 2015 4214

Kemiskinan di Jakarta Terendah di Indonesia

Kemiskinan di Jakarta Terendah di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2015 8137

 Djarot Resmikan Sosialisasi Pemutakhiran Basis Data Terpadu 2015

BPS Diminta Cermat Lakukan Pemutakhiran Data

Rabu, 13 Mei 2015 5814

Inflasi

Maret, Inflasi di Jakarta Capai 0,19 Persen

Rabu, 01 April 2015 4523

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3291

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 645

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1405

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1018

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks