KPU DKI Mulai Sosialisasikan Tahapan Pilgub 2024

Selasa, 02 April 2024 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 9107

KPU DKI Luncurkan Kegiatan Sosialisasi Tahapan Pilgub 2024

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Selasa (2/4),  mensosialisasikan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Tahapannya terdiri dari persiapan dan penyelenggaraan

Dalam Kegiatan ini, dipaparkan beragam tahapan pemilihan , mulai dari proses persiapan, penyelenggaraan pemilihan hingga pengangkatan calon terpilih.

Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata mengatakan, proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2024 ini telah diputus berlangsung serentak pada 27 November 2024 mendatang. Hal itu diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 02 tahun 2024.

"Keputusannya dilaunching KPU RI dua hari lalu. Tahapannya terdiri dari persiapan dan penyelenggaraan," katanya, Selasa (2/4).

Dijelaskan Wahyu, tahapan persiapan yang dimulai dengan perencanaan anggaran dan program pada 26 Januari 2024 lalu. 

Saat ini, kata Wahyu, proses tahapan persiapan akan memasuki tahap penyerahan daftar penduduk potensial pemilih yang disambung pemutahiran dan penyusunan daftar pemilih oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta.

Diperkirakan, penduduk potensial pemilih di DKI Jakarta dengan usia mencapai 17 tahun pada 27 November 2024 mendatang sekitar 8 juta jiwa. Proses pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih nantinya akan memastikan pemilih menjadi daftar pemilih tetap (DPT).

Kemudian, mengenai jumlah tempat pemungutan suara (TPS) saat Pemilu Legislatif serta Presiden dan Wakil Presiden RI 2024 lalu di DKI Jakarta mencapai 30.776 TPS. Jumlah itu potensial berkurang hingga lebih dari setengahnya lantaran bakal dilakukan penyusunan ulang DPT di setiap TPS.

Menurut Wahyu, saat pelaksanaan Pemilu lalu jumlah DPT di tiap TPS maksimal 300 orang akan diubah menjadi 800 orang. Alhasil, bila jumlah DPT di satu lokasi pemilihan dimaksimalkan, jumlah TPS di DKI Jakarta bisa berkurang hingga hanya sekitar 10 ribuan.

"Kami membuka partisipasi masyarakat seluas-luasnya untuk mengawal proses. Sebagai persiapan, kami juga rancang Pilgub DKI dua putaran yang dilaksanakan Januari - Februari 2025 mendatang," tegasnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta, Taufan Bakri menegaskan, selain menyiapkan proses anggaran yang diperkirakan sekitar Rp 975 miliar, Pemprov DKI Jakarta melalui jajaran Dinas Dukcapil dan Satpol PP akan membantu kesuksesan penyelenggaraan pemilihan.

"Jadi ada dukungan dari Pemprov, berupa data dari Dukcapil, anggaran dan ketiga Satpol PP. Lalu keempat kita akan siapkan posko bersama," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ini Persiapan KPU DKI Gelar Tahapan Pemilihan Gubernur 2024

KPU DKI Terus Optimalkan Persiapan Pemilihan Gubernur 2024 

Jumat, 24 November 2023 20467

Pelaksanaan Pilkada DKI Masih Kondusif

Pelaksanaan Pilgub di Ibukota Kondusif

Rabu, 28 Desember 2016 3619

3.500 Personel Ikuti Apel Kesiapan Pengamanan Pilkada DKI

3.500 Personel Ikuti Apel Kesiapan Pengamanan Pilkada DKI

Sabtu, 11 Februari 2017 4690

BERITA POPULER
Wali Kota Jakbar, Iin Mutmainnah serahkan SK PPPK Paruh Waktu

Wali Kota Jakbar Minta 485 PPPK Paruh Waktu Berikan Pelayanan Prima

Jumat, 02 Januari 2026 2181

Sudin Parekraf Jaktim gelar panggung hiburan sambil galang donasi di Velodrome

Warga Jaktim! Nyok Nikmati Hiburan Sambil Berdonasi di Velodrome

Senin, 29 Desember 2025 2106

Arus Balik Libur Nataru Mulai Menggeliat di Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Nataru Mulai Menggeliat di Terminal Terpadu Pulo Gebang

Jumat, 02 Januari 2026 716

APBD 2026 Telah Disahkan, DKI Soroti 5 Isu Strategis

APBD 2026 Telah Disahkan, DKI Soroti Lima Isu Strategis

Sabtu, 27 Desember 2025 1894

Pengawasan Kembang Api di Malam Tahun Baru Libatkan Petugas Gabungan

Petugas Gabungan Pantau Penggunaan Kembang Api di Tempat Hiburan

Rabu, 31 Desember 2025 879

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks