Rekayasa Lalin di Simpang Jalan Pakubuwono VI Upaya Urai Kemacetan

Kamis, 18 Januari 2024 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 7275

Pengaturan Lalin di Simpang Jalan Pakubuwono VI

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di simpang Jalan Pakubuwono VI untuk mengurai kemacetan yang biasa terjadi pada jam sibuk di pagi dan sore hari.

Kita akan evaluasi lagi efektif atau tidaknya

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernard Octavianus Pasaribu mengatakan, untuk penerapan rekayasa lalin tersebut sudah dilakukan koordinasi dengan Bidang Lalu Lintas dan Unit Pengelolaan Sistem Pengendalian Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan, Wali Kota Jakarta Selatan, Satpol PP Jakarta Selatan, serta pihak kecamatan dan kelurahan setempat.

"Kami juga menempatkan petugas di lokasi untuk memberikan pengarahan kepada pengendara terkait adanya rekayasa lalin ini," ujarnya, Kamis (18/1).

Bernard menjelaskan, rekayasa lalin dinilai perlu dilakukan karena di Jalan Pakubuwono VI tepatnya di depan SMKN 30 sebelumnya banyak terjadi crossing kendaraan yang memicu kemacetan.

Namun, saat ini dengan adanya penyesuaian arus lalu lintas dengan pemasangan movable concrete barrier (MCB) membuat mobilitas kendaraan dari arah Pakubuwono menuju Senayan semakin lancar, terutama di pagi hari.

"MCB ini kita pasang untuk mencegah adanya pengendara yang melawan arus yang dapat memicu bangkitan kemacetan baru dan membahayakan," terangnya.

Ia menambahkan, pengaturan lalin di sekitar Simpang Jalan Pakubuwono VI ini tetap akan dilakukan evaluasi lebih lanjut.

"Tentu nanti kita akan evaluasi lagi efektif atau tidaknya berdasarkan kondisi riil di lapangan," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pengendara roda dua, Rizky (23) mengungkapkan, adanya penumpukan kendaraan dampak dari rekayasa lalin ini lebih disebabkan pengendara yang kurang tertib.

"Masih ada pengendara yang melakukan putar balik di simpang jalan ini. Agar rekayasa lalin ini bisa optimal saya kira perlu ada tindakan tegas juga bagi pengendara yang melanggar," tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan pantauan Beritajakarta.id, masih adanya kemacetan di lokasi tersebut lebih disebabkan masih banyak pengendara baik roda dua maupun roda empat yang putar balik kendaraan di Taman Patung Tumbuh dari arah Jalan Hang Tuah Raya kembali ke arah Jalan Pakubuwono VI. Kemudian, kendaraan menuju Jalan Martimbang atau ke arah Senayan.

BERITA TERKAIT
Sudinhub Jaksel Imbau Warga Hindari Jalan Terdampak Pekerjaan Kolam Retensi

Sudinhub Jaksel Rekayasa Lalin Tiga Ruas Jalan

Selasa, 26 September 2023 5012

Pembangunan Dermaga TNKpS Pulau Kelapa Dua Kini Rampung

Revitalisasi Dermaga TNKpS Pulau Kelapa Dua Rampung

Rabu, 13 Desember 2023 7851

50 Personel Sudinhub Jaksel Kerja Bakti Bersihkan Area Kantornya

50 Personel Sudinhub Jaksel Kerja Bakti Bersihkan Kantor

Sabtu, 02 Desember 2023 7954

Dishub DKI Gelar Rekayasa Lalin

Dishub Siapkan Rekayasa Lalin saat Penyelenggaraan Jakarta E-Prix

Jumat, 02 Juni 2023 1783

rekaya lalin

Pj Gubernur Heru Bersama Kapolda Metro Jaya Uji Coba Rekayasa Lalin Urai Kemacetan Simpang Santa

Jumat, 14 April 2023 1872

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 5972

LRT fase 1b gery ist

Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

Rabu, 13 Mei 2026 878

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1216

Monas dok2

Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres

Rabu, 13 Mei 2026 738

Hewan kurban sapi bilal

Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

Selasa, 12 Mei 2026 1080

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks