20 Penyandang Disabilitas Ikut Pelatihan Kewirausahaan

Senin, 27 November 2023 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 7768

20 Penyandang Disabilitas Ikut Pelatihan Kewirausahaan

(Foto: Istimewa)

Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta menggelar Pelatihan Kewirausahaan bagi penyandang disabilitas, Senin (27/11).

Dapat meningkatkan kesejahteraan mereka

Peserta pelatihan sebanyak 20 orang penyandang disabilitas penerima bantuan sosial Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) dan terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) berusia 17 sampai 59 tahun serta telah memiliki rintisan usaha. Materi yang diberikan yakni panduan membuat Bolu Kukus dan minuman segar seperti Boba dan Jelly Drink.

Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan wirausaha penyandang disabilitas agar mereka dapat meningkatkan pendapatan melalui pengembangan kewirausahaan.

Premi menyampaikan, meskipun bantuan sosial merupakan langkah awal yang penting untuk pengentasan kemiskinan, program ini seharusnya bukan solusi jangka panjang yang selamanya digunakan kepada penerima manfaat.

Dia menyampaikan, penting mengembangkan kewirausahaan di kalangan penyandang disabilitas untuk menciptakan keberlanjutan ekonomi bagi penerima manfaat bantuan sosial.

“Pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan bukan hanya akan membantu masyarakat untuk mandiri secara finansial, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Premi di Kantor Dinas Sosial DKI Jakarta, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Dia mengatakan, pelatihan juga diisi dengan serangkaian sosialisasi dan pendampingan yakni, pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB), QRIS, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan e-Order. Para peserta pelatihan juga mendapat alat bantu usaha.

Premi menjelaskan, pengembangan kewirausahaan tidak dapat dilakukan secara terpisah dari konteks sosial, ekonomi dan lingkungan yang ada. Menurutnya, diperlukan pendekatan terintegrasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) termasuk lembaga pendidikan, sektor swasta serta masyarakat sipil.

Dia menambahkan, kolaborasi antara semua pihak ini dapat memastikan bahwa program pengembangan kewirausahaan berjalan efektif dan efisien serta sesuai dengan kebutuhan dan potensi penerima manfaat.

“Saya berharap bantuan yang diterima para peserta pelatihan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pengembangan usaha. Melalui berbagai fasilitas yang diberikan pada pelatihan ini diharapkan usaha dapat lebih berkembang sehingga bisa naik kelas dan terjadi peningkatan kesejahteraan,” tandas Premi.

BERITA TERKAIT
Bahagianya Ristiawan dan Aspan Terima Upah Rapelan PJLP

Bahagianya Ristiawan dan Aspan Terima Upah Rapelan PJLP

Kamis, 16 November 2023 8018

27 Alat Bantu Fisik Didistribusikan di Johar Baru

27 Alat Bantu Fisik Didistribusikan di Johar Baru

Selasa, 24 Oktober 2023 6223

Dinsos DKI Jakarta, Verifikasi, Validasi DTKS, Kelayakan, Penerima Bansos, Akuntabilitas Anggaran

Dinsos DKI Terus Lakukan Verifikasi Validasi DTKS untuk Pastikan Kelayakan Penerima Bansos

Rabu, 11 Oktober 2023 8119

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5293

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1367

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1449

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1378

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 561

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks