Revitalisasi 1.000 Halte Bus Masih Proses Lelang

Selasa, 28 Juli 2015 Reporter: Andry Editor: Agustian Anas 12907

BPKAD DKI Lelang Investasi Revitalisasi1000 Halte Bus

(Foto: doc)

Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang akan merevitalisasi 1.000 halte bus reguler melalui kerjasama pengelolaan aset dengan pihak swasta bakal terwujud.

Totalnya ada 1.000 halte. Bentuk kerjasamanya nanti pemanfaatan aset. Pembukaan lelangnya sudah kita umumkan di media massa

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI‎ saat ini tengah melakukan lelang investasi kerjasama pemanfaatan aset untuk merevitalisasi 1.000 halte bus tersebut.

"Jadi, lelang investasi pemanfaatan aset ini dasarnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik‎ Negara atau Daerah," kata Rias Askaris, Kabid‎ Pemanfaatan Aset BPKAD DKI, Selasa (28/7).

‎Rias menjelaskan, di dalam pasal 27 dalam PP tersebut disebutkan, pengelolaan aset dengan pihak swasta bisa dalam bentuk sewa, kerjasama pemanfaatan, pinjam pakai, dan juga kerjasama infrastruktur. ‎"Implementasi pengelolaan halte ini memakai kerjasama pemanfaatan aset," jelasnya.

‎Ia mengatakan, dengan dasar PP itu, Pemprov DKI mengadakan lelang investasi pemanfaatan aset halte bus reguler di lima wilayah kota administrasi sebanyak 1.000 unit kepada pihak swasta. Sejak dibuka dari 29 Juni-10 Juli 2015, lelang kerjasama pemanfaatan aset ini telah diikuti empat peserta. "Totalnya ada 1.000 halte. Bentuk kerjasamanya nanti pemanfaatan aset. Pembukaan lelangnya sudah kita umumkan di media massa," tuturnya.

‎Menurut Rias, tahapan lelang investasi kerjasama pemanfaatan aset yang digelar BPKAD DKI ini sama seperti lelang Pengadaan Barang dan Jasa dalam Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI. "‎Karena ini lelang investasi adanya di BPKAD. Kalau di BPPBJ itu lelang pengadaan barang dan jasa. Jadi lelangnya di sini. Tahapannya sama," ucapnya.

Rias mengungkapkan, ‎setelah lelang investasi digelar, kontrak kerjasama pengelolaan aset 1.000 halte bus dengan pihak swasta ini baru akan dibuat. Dalam kontrak tersebut, pemenang lelang tidak hanya diminta merevitalisasi 1.000 halte bus, tetapi juga diwajibkan melakukan pemeliharaan selama masa kontrak.

"Di PP No 27 Tahun 2014 diamanatkan kontrak kerjasama pemanfaatan aset ini boleh sampai 30 tahun. Tapi itu nanti kita rumuskan setelah lelang. Selain diwajibkan merawat halte, mereka juga harus membayar kontribusi tetap dan royalti ke kita," terangnya.

‎Ia menambahkan, sebagai kompensasi atas kontrak kerjasama pemanfaatan aset ini Pemprov DKI akan memberikan ruang (space) iklan 60 persen kepada pemenang lelang di halte bus yang direvitalisasi. Di dalam papan iklan tersebut, pihak swasta diminta tidak hanya memasang iklan komersil, tetapi juga iklan berisi layanan dan informasi kota. "Nanti mereka dikasih space iklan produknya 60 persen, sisanya iklan layanan kita," ungkapnya.

‎Rias melanjutkan, dalam kontrak kerjasama lelang investasi ini, profil perusahaan pemenang lelang juga akan ‎diverifikasi untuk mengetahui kondisi keuangan mereka. Mengingat, salah satu syarat dalam kerjasama pengelolaan aset itu, perusahaan harus memiliki modal 30 persen dari nilai investasi. ‎"M‎ereka harus punya 30 persen dari nilai investasi proyek yang dilelang," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BPKAD DKI Lelang Investasi Revitalisasi1000 Halte Bus

Revitalisasi 1.000 Halte Bus Masih Proses Lelang

Selasa, 28 Juli 2015 12908

Halte Jatibaru Berubah fungsi Menjadi Warung

Halte Jatibaru Jadi Warung Kopi

Rabu, 08 Juli 2015 4849

 Hindari Petugas, Banyak Bus Tak Masuk Terminal

Kadishubtrans akan Sterilkan Halte dari Angkot

Senin, 06 Juli 2015 4060

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9270

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3233

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3657

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1949

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1517

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks