Harga Buku Kemahalan Dinilai Tidak Pantas

Senin, 27 Juli 2015 Reporter: Andry Editor: Dunih 5247

Harga Buku Kemahalan Dinilai Tidak Pantas

(Foto: Yopie Oscar)

Mahalnya harga buku dan peralatan sekolah yang dijual‎ Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dalam acara Jakarta Book & Education Fair 2015 di Plaza Parkir Timur Senayan hari ini menuai kecaman. Tak hanya dari Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Kepala Dinas Pendidikan DKI, Arie Budhiman juga menilai tidak pantas jika harga buku dijual terlalu tinggi.

Padahal Pak Gubernur itu itikadnya baik, ingin warga pemegang KJP bahagia bisa belanja murah. Tapi malah dizalimi

‎"Harga perlengkapan sekolah yang djual nggak patut, nggak pantas," kata Arie, Senin (27/7).

Arie bahkan menyebut pihak panitia pameran telah berbuat zalim terhadap siswa pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang berekonomi kurang mampu dengan menjual perlengkapan sekolah di atas harga pasaran.

‎"Padahal Pak Gubernur itu itikadnya baik, ingin warga pemegang KJP bahagia bisa belanja murah. Tapi malah dizalimi," sesalnya.

‎Atas kejadian tersebut, Arie mengaku akan menyerukan para siswa pemegang KJP dan pelajar umum lain di Jakarta agar tidak usah datang berbelanja ke pameran yang dibuat IKAPI ini sesuai dengan imbauan Gubernur.

"Imbauan Pak Gubernur tentu kita akan ikuti dan laksanakan‎. Kalau perlu ya nggak usah ada lagi itu pameran," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku kecewa dengan pelaksanaan Jakarta Book & Education Fair 2015. Pasalnya, buku-buku serta perlengkapan sekolah yang dijual dalam pameran itu justru lebih mahal dibandingkan dengan harga pasaran.

Hal itu diketahui Basuki setelah mendapat pengaduan dari orang tua siswa pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP). Padahal, di pasar tradisional buku dan alat sekolah tersebut masih bisa ditawar.

"Harganya malah lebih mahal dari di pasaran. Kalau Pak Tatang (Ketua Panitia) bilang di sini lebih murah itu bohong. Saya kecewa sekali," kata Basuki Tjahaja Purnama Gubernur DKI Jakarta, saat membuka acara JakBook & Edu Fair 2015, di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/7).

Semula Basuki menginstruksikan pemegang KJP hanya bisa menggunakan uang yang diterima untuk membeli keperluan sekolah di pameran tersebut. Namun lantaran kecewa, instruksi itu justru dicabut. Bahkan kali ini, Basuki meminta kepada penerima KJP untuk tidak lagi berbelanja di pameran tersebut.

"Maksud saya itu menolong anak-anak, agar akhir tahun ada sisa uang. Kenapa masih dimahalin? Ini mau mengais keuntungan dari yang tidak mampu," ujarnya.

BERITA TERKAIT
larso marbun kadisdik dki jakarta

2015, Besaran Nilai KJP Akan Ditambah

Rabu, 26 November 2014 24371

Ahok Kecewa Harga Buku di Pameran Kemahalan

Ahok Kecewa Harga Buku di Pameran Kemahalan

Senin, 27 Juli 2015 4684

Penerima KJP Bisa Beli Buku Murah di Jakarta Book Fair

Penerima KJP Bisa Beli Buku Murah di Jakarta Book Fair

Kamis, 23 Juli 2015 27962

Ahok Ajak Penerima KJP Belanja Perlengkapan Sekolah

Ahok Ajak Penerima KJP Belanja Perlengkapan Sekolah

Kamis, 23 Juli 2015 9376

Ahok Tolak Jakarta Disebut Kota Tak Ramah Anak

Ahok Tolak Jakarta Disebut Kota Tak Ramah Anak

Kamis, 23 Juli 2015 4738

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2875

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1259

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1054

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1196

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 585

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks