Pasar Induk Beras Cipinang Masih Lengang

Kamis, 23 Juli 2015 Reporter: Nurito Editor: Widodo Bogiarto 9331

Pasar Induk Beras Cipinang Masih Lengang

(Foto: Nurito)

Usai cuti libur Lebaran, aktivitas perdagangan di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, terlihat masih lengang. Dari total 738 kios dan los yang ada, hanya 10 kios yang sudah buka.

Diprediksi aktivitas perdagangan baru normal kembali pada Senin (27/7) mendatang

"Bahkan Rabu (22/7) kemarin, hanya dua kios yang buka. Diprediksi aktivitas perdagangan baru normal kembali pada Senin (27/7) mendatang," kata Eri Muhtarsyid, Kepala Pasar Induk Beras Cipinang, Kamis (23/7).

Pantauan beritajakarta.com, sebagian besar kios kondisinya masih terkunci rapat. Ratusan kios kondisinya terkunci gembok dari luar. Para pedagang belum beraktivitas lantaran masih banyak yang mudik dan berlibur Lebaran.

Kendati banyak kios dan los tutup, namun hal itu tak mempengaruhi harga beras. Hanya saja memang untuk pasokan ke pasar ini menurun drastis karena harus disesuaikan jumlah pedagang yang berjualan.

Untuk pasokan beras yang masuk hari ini sebanyak 994 ton. Angka ini meningkat dibanding kemarin yang hanya masuk 247 ton. Jika dibandingkan hari biasa, jelas sangat jauh perbandingannya. Sebab hari biasa pasokannya bisa mencapai 3.000 ton per hari.

Mengenai harga beras, imbuh Eri, sejak sebelum Lebaran hingga saat ini tidak ada perubahan. Semua jenis beras harganya masih stabil. Kemungkinan harga baru berubah pada hari Senin depan.

Untuk beras IR 64 kualitas 1 harganya saat ini Rp 9.500 per kilogram. Kemudian IR 2 Rp 8.600 per kilogram, IR 3 Rp 8.100 per kilogram dan IR 42 Rp 9.200 per kilogram. Untuk beras Cianjur Kepala Rp 13.400 per kilogram, beras Cianjur Slyp Rp 12 ribu per kilogram, beras Setra Rp 11.500 per kilogram, beras Saigon Rp 10.600 per kilogram.

Sementara, Ida (40), salah seorang pedagang beras mengatakan, sejak libur Lebaran perdagangan masih lesu. Sebab konsumen masih banyak yang mudik Lebaran. Kalaupun ada pembeli, jumlahnya sangat kecil dan hanya pedagang eceran yang berbelanja. Kebanyakan pembeli menggunakan sepeda motor, untuk membeli 2-3 karung ukuran 50 kilogram.

"Suasananya ya masih sepi seperti ini. Pembelinya belum normal seperti hari biasa. Hanya satu dua yang belanja, itupun hanya pedagang beras eceran, untuk dijual kembali," ujar Ida.

BERITA TERKAIT
 Harga Kebutuhan Pokok Tahun Ini Stabil

Harga Kebutuhan Pokok di DKI Stabil

Rabu, 15 Juli 2015 5152

pedagang cabai pasar jakarta timur

Aktivitas Perdagangan di Pasar Induk Kramatjati Sepi

Rabu, 22 Juli 2015 8882

PKL Pasar Gembrong Akan Ditertibkan

Pedagang Pasar Gembrong akan Ditertibkan

Kamis, 23 Juli 2015 7497

Kawasan Pasar Tanah Abang Belum Normal

Kawasan Pasar Tanah Abang Belum Normal

Selasa, 21 Juli 2015 4706

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7060

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4715

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2276

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 965

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2233

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks