Pemkot Jakut Luncurkan Program Tabungan Sampah di Sekolah Adiwiyata

Jumat, 11 Agustus 2023 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 4845

Pemkot Jakut, Peluncuran, Tabungan, Sampah, Sekolah Adiwiyata

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Jumat (11/8), meluncurkan program satu rekening satu pelajar (kejar) OJK dan  program menabung dengan sampah di sekolah Adiwiyata, SMPN 270. Rencananya, program ini akan melibatkan 20 ribu pelajar dari 44 sekolah Adiwiyata di Jakarta Utara.

Dibutuhkan kesadaran bersama mengurangi volume sampah

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan, program ini merupakan salah satu upaya mengurangi beban sampah warga Jakarta yang setiap harinya mencapai 7.700 hingga 7.800 ton.  

"Dibutuhkan kesadaran bersama mengurangi volume sampah, di antaranya dengan cara mengelola," ucap Ali.

Menurut Ali, ada tiga tahap untuk mecapai kesadaran mengurangi sampah. Pertama dengan pemaksaan melalui regulasi. Selama ini pemerintah telah mengeluarkan beragam regulasi untuk mengatur pengelolaan dan memaksa masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Lalu tahap kedua adalah kesadaran adanya insentif sampah yang bernilai ekonomis. Kemudian yang terakhir, kesadaran religius, yaitu menyadari menjaga kebersihan dan mengurangi sampah adalah bagian dari ibadah.

"Saat ini tahapannya sudah nilai ekonomis. Siswa dilatih menabung dengan sampah yang memiliki nilai ekonomis," ujarnya.

Upaya penyadaran masyarakat melalui sekolah, menurut Ali, merupakan langkah strategis kepada generasi penerus bangsa.

Dikatakan Ali, langkah  penyadaran masyarakat melalui sekolah ini merupakan hal kecil yang dimulai dengan sederhana. Namun, bila dibudayakan secara terus menerus hasilnya akan menjadi massif.

"Mudah-mudahan dari pikiran kecil ini bisa menjadi virus baik dalam menyelesaikan persoalan sampah," tegasnya.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edy Mulyanto menjelaskan, program itu berkolaborasi dengan BNI. Secara teknis, pihak bank akan menempatkan petugas melakukan penghitungan hasil sampah untuk ditimbang dan hasilnya dikonversi dengan rupiah untuk dicatat menjadi tabungan dalam rekening siswa.

"Siswa di SMPN 270 ini sekitar 630 anak dan 534 di antaranya sudah memiliki rekening. Sisanya dalam proses penyelesaian data," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Penataan Lahan di Jalan Kelapa Cengkir Raya Rampung September

Penataan Lahan di Jalan Kelapa Cengkir Raya Rampung September

Jumat, 11 Agustus 2023 4614

Bank Sampah Gunung Emas Terima Penghargaan dari KLHK

Bank Sampah Gunung Emas Jaktim Terima Penghargaan dari KLHK

Selasa, 13 Juni 2023 3248

PT Jakpro Bersinergi Kelola Sampah di TIM

PT Jakpro Bersinergi Kelola Sampah di TIM

Kamis, 10 Agustus 2023 10000

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3473

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1408

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1024

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks