Pemprov DKI Terus Tingkatkan Koordinasi dalam Pencegahan dan Penanganan Kasus TPPO

Selasa, 18 Juli 2023 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Erikyanri Maulana 4393

36 Peserta Ikuti Sosialisasi TPPO di Jakbar

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya melakukan pencegahan dan mengatasi kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Salah satunya yakni dengan meningkatkan koordinasi dalam perencanaan, kerja sama, pencegahan serta penanganannya.

Meski korban terbesar yang ditangani bukan berasal dari warga Jakarta

Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Hendra Hidayat mengatakan, pihaknya terus melakukan pencegahan dan mengatasi kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

"Untuk mencegah dan mengatasi terjadinya kasus atau korban TPPO di Provinsi DKI Jakarta, telah diperbaharui Pergub No 218 Tahun 2010 menjadi Pergub No 64 Tahun 2019 Tentang Gugus Tugas pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang merupakan salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mencegah dan mengatasi terjadinya, kasus atau korban TPPO di wilayah Jakarta," ujar Hendra Hidayat, saat membuka pertemuan Gugus Tugas TPPO tingkat Kota Jakarta Barat di Ruang Wijaya Kusuma, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (18/7).

Menurutnya, Provinsi DKI Jakarta merupakan daerah penerima dan transit terbesar kedua korban TPPO setelah Tanjung Pinang untuk berbagai tujuan, dan ada indikasi sebagian besar tempat penampungan calon korban TPPO berada di Jakarta.

"Meski korban terbesar yang ditangani bukan berasal dari warga Jakarta, namun Pemprov DKI Jakarta turut bertanggung jawab menangani para korban TPPO tersebut," tuturnya.

Berdasarkan data dari Pusat PPA DKI Jakarta, lanjut Hendra, korban TPPO di DKI Jakarta tahun 2022 berjumlah 154 orang. Sedangkan untuk korban TPPO Kota Jakarta Barat tahun 2022 berjumlah 56 orang.

Hingga bulan Juni 2023, korban TPPO di wilayah DKI Jakarta berjumlah enam orang, satu korban di antaranya berada di wilayah Jakarta Barat.

Rata-rata para korban TPPO adalah anak-anak dan perempuan. Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap kepada anggota gugus tugas TPPO dan stakeholders terkait untuk dapat meningkatkan koordinasi dalam bidang perencanaan, kerja sama dan pencegahan. Selain itu, anggota gugus tugas TPPO harus memahami perannya dalam pencegahan dan penanganan TPPO.

Pertemuan Gugus Tugas TPPO kali ini dihadiri 36 perwakilan UKPD, lembaga masyarakat, termasuk anggota PKK, diisi dengan penyampaian materi oleh dua narasumber yakni Robert B Triyana, dari jaringan nasional anti perdagangan orang, dan Firhan Tholib dari tenaga pelayanan paralegal pusat perlindungan perempuan dan anak Provinsi DKI Jakarta.

BERITA TERKAIT
Sudin Kominfotik - PWI Jaksel Sosialisasikan Bijak Bermedsos

Sudin Kominfotik Jaksel-PWI Sosialisasikan Bijak Bermedsos

Senin, 17 Juli 2023 3844

Sosialisasi, Penanggulanan Kebakaran, Kelurahan Kartini

Warga Kelurahan Kartini Diedukasi Pencegahan dan Penanganan Dini Kebakaran

Jumat, 14 Juli 2023 4367

PSN, Sosialisasi Kebakaran, Penanaman Pohon, Tebet Barat

PSN di Tebet Barat Dibarengi Penghijauan dan Sosialisasi Cegah Kebakaran

Jumat, 14 Juli 2023 5273

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2914

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1236

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 496

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1280

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1084

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks