Empat pekerja bangunan dari PT Nusa Konstruksi Engineering selaku kontraktor proyek jembatan penghubung Blok G dengan Blok F Tanah Abang dimintai keterangannya sebagai saksi oleh pihak kepolisian. Pemanggilan dilakukan pasca jembatan tersebut diketahui nyaris roboh pada Rabu (2/4) malam.
"Ada empat orang yang kami periksa. Semuanya pekerja," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (3/4).
Dikatakan Tatan, sampai kini keempat pekerja tersebut masih diperiksa sebagai saksi. Keterangan dari mereka nantinya akan dilanjutkan ke proses penyelidikan berikutnya. "Mereka masih kita periksa sebagai saksi, hanya ambil keterangan saja," katanya.
Pihaknya, kata Tatan, belum bisa memastikan kapan akan memanggil pemilik atau penanggungjawab proyek jembatan penghubung tersebut. Sebab, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari keempat saksi tersebut. "Belum ada rencana panggil pemilik proyek karena kita masih menunggu hasil pemeriksaan sama keterangan saksi," ucapnya.
Ditambahkan Tatan, pihaknya juga tidak bisa berspekulasi apakah dari keempat saksi yang diperiksa akan dinaikkan statusnya menjadi tersangka. Terlebih, insiden amblasnya jembatan tersebut tidak sampai menelan korban jiwa meski mengancam pengguna jalan.
Sementara itu, pihak dari PT Nusa Konstruksi Enginering menolak memberikan keterangan ketika disambangi sejumlah awak media di kantornya yang terletak di samping Pasar Blok G Tanah Abang. "Bos lagi keluar, jembatan ini mau diperbaiki lagi. Mengenai anggaran kita nggak tahu. Kita nggak bisa kasih tahu nama atasan kita," ujar Ian, salah seorang petugas keamanan proyek.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu
Jumat, 30 Oktober 2026
7029
Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Sabtu, 31 Oktober 2026
4629
Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap
Jumat, 30 Oktober 2026
2145
Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik
Sabtu, 31 Oktober 2026
1311
Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan