Melihat Budi Daya Maggot di Asrama Sudin LH Jakbar

Senin, 12 Juni 2023 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Erikyanri Maulana 2499

Budidaya Maggot di Bambu Larangan

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Berbagai upaya terus dilakukan untuk mengurangi sampah di Jakarta. Salah satunya dengan membudidayakan maggot seperti yang dilakukan warga Asrama Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat di Bambu Larangan, RT 05/05, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng. Budi daya maggot ini diketahui dapat mengurangi sampah organik.

Dari sebanyak 50 kilogram maggot dapat menghabiskan 200 kilogram sampah organik

Kepala Sudin LH Jakarta Barat, Achmad Hariadi mengatakan, budi daya maggot di rumah dan plasma maggot Asrama Sudin LH Jakarta Barat sudah dirintis sejak tahun 2018. Dengan melibatkan 10 personel Sudin LH, dari awalnya yang hanya membudidayakan sebanyak 15 kilogram maggot, kini sudah berjumlah sebanyak 50 kilogram maggot.

“Dari sebanyak 50 kilogram maggot dapat menghabiskan 200 kilogram sampah organik seperti, sayuran, kulit buah-buahan, daging, dan lain sebagainya,” ujar Hariadi, Senin (12/6).

Diungkapkan Hariadi, keberadaan maggot terbukti dapat mengurangi sampah organik yang dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Bantar Gebang yang 60 persennya merupakan sampah organik dari total 1.400 ton sampah yang dihasilkan di Jakarta Barat.

Menurutnya, keberadaan maggot tersebut, selain dijual untuk pakan ternak ikan, juga dibagikan kepada para petugas yang mengelola serta dibagikan kepada pengurus RW yang ingin membudidayakan maggot untuk penanganan sampah di wilayahnya masing-masing.

Ditambahkan Hariadi, saat ini pihaknya juga tengah mencari para sukarelawan untuk melakukan budi daya maggot dengan sistem megabox yakni menggunakan wadah berbentuk rak sehingga tidak memerlukan lahan yang luas. Hal ini sudah diterapkan dalam budi daya maggot di RW 07 Kelurahan Joglo, RW 09 Kelurahan Meruya Selatan, dan RW 10 Kelurahan Kamal.

“Dengan semakin banyak warga yang membudidayakan maggot, akan membantu mengurangi volume sampah organik yang akan dibuang ke TPA Bantar Gebang,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Progres Pembangunan TPST RW 06 Dukuh Capai 90 Persen

Pembangunan TPST RW 06 Dukuh Ditarget Kelar Pekan Depan

Selasa, 23 Mei 2023 1992

Pokdakan Pulau Anggang Diajarkan Buat Pakan Alternatif

Pokdakan Pulau Panggang Dapat Bantuan Alat Pembuat Pakan Ikan

Rabu, 01 Maret 2023 2147

Dukung Pengurangan Sampah Organik UPS Badan Air Koja Budidaya Maggot Bernilai Ekonomis

40 Kilogram Sampah Organik di Koja Diurai Melalui Maggot

Sabtu, 06 Mei 2023 2236

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7137

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4828

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2156

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2512

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1132

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks