Jl Enggano Marak Pakir Liar Kontainer

Rabu, 02 April 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Dunih 3986

kontainer_parkir.jpg

(Foto: doc)

Praktik parkir liar yang membuat macet jalan bukan hanya dilakukan oleh mobil pribadi dan angkutan umum saja. Tapi, truk kontainer sejak tiga bulan terakhir ini juga kerap parkir sembarangan di badan Jl Enggano, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Akibat penggunaan badan jalan tersebut, kawasan itu selalu dilanda kemacetan hingga 500 meter.

Kondisi ini cukup merepotkan pengguna jalan. Terlebih, Jl Enggano merupakan jalan nasional yang terdiri dari 3 ruas lajur. Masing-masing lajur di kedua arah memiliki lebar 15 meter.

Di jalan yang menghubungkan Jl Yos Sudarso dengan Jl RE Martadinata itu, hampir setiap malam selalu dipadati kontainer yang parkir. Mereka parkir di badan jalan kedua lajur mulai sekitar pukul 19.00. Bahkan bila sedang penuh parkir hingga memakan dua ruas jalan.

Warga RW 05 Kelurahan Tanjung Priok, Idris (41) mengaku, merasa terganggu dengan keberadaan truk kontainer yang parkir di sepanjang Jl Enggano. Keberadaan parkir truk itu, membuat dirinya seringkali terjebak kemacetan saat melintas di jalan tersebut.

"Sudah sejak 3 bulan ini setiap malam jadi parkiran kontainer. Saya kalau pulang kerja kejebak macet mulai dari lampu merah Mambo sampai terminal. Sepertinya petugas Dishub tidak menggubris keberadaan mereka," keluhnya, Rabu (2/4).

Lurah Tanjung Priok, Suyono membenarkan, akhir-akhir ini Jl Enggano menjadi tempat parkir sejumlah kontainer. Bahkan, untuk mengatasi persoalan ini pihaknya sudah melakukan rapat di tingkat kecamatan untuk mencari solusi.

"Memang warga sudah banyak yang mengeluhkan. Nanti kita akan tindaklanjuti bersurat ke Sudin Perhubungan agar menertibkan," ucapnya.

Plt Kasudin Perhubungan Jakarta Utara, Arifin Hamonangan mengakui, memang saat malam beberapa lokasi di Jakarta Utara berubah menjadi parkir kontainer. Namun untuk melakukan penindakan, dirinya mengaku harus berkoordinasi dahulu dengan instansi terkait seperti kepolisian dan TNI.

"Lokasinya memang rawan, kita tidak bisa masuk sendiri. Nanti kita akan koordinasikan dahulu dengan polisi dan garnisun untuk bersama-sama melakukan penindakan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2511

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1203

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 966

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 512

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 409

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks