Jl Enggano Marak Pakir Liar Kontainer

Rabu, 02 April 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Dunih 3718

kontainer_parkir.jpg

(Foto: doc)

Praktik parkir liar yang membuat macet jalan bukan hanya dilakukan oleh mobil pribadi dan angkutan umum saja. Tapi, truk kontainer sejak tiga bulan terakhir ini juga kerap parkir sembarangan di badan Jl Enggano, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Akibat penggunaan badan jalan tersebut, kawasan itu selalu dilanda kemacetan hingga 500 meter.

Kondisi ini cukup merepotkan pengguna jalan. Terlebih, Jl Enggano merupakan jalan nasional yang terdiri dari 3 ruas lajur. Masing-masing lajur di kedua arah memiliki lebar 15 meter.

Di jalan yang menghubungkan Jl Yos Sudarso dengan Jl RE Martadinata itu, hampir setiap malam selalu dipadati kontainer yang parkir. Mereka parkir di badan jalan kedua lajur mulai sekitar pukul 19.00. Bahkan bila sedang penuh parkir hingga memakan dua ruas jalan.

Warga RW 05 Kelurahan Tanjung Priok, Idris (41) mengaku, merasa terganggu dengan keberadaan truk kontainer yang parkir di sepanjang Jl Enggano. Keberadaan parkir truk itu, membuat dirinya seringkali terjebak kemacetan saat melintas di jalan tersebut.

"Sudah sejak 3 bulan ini setiap malam jadi parkiran kontainer. Saya kalau pulang kerja kejebak macet mulai dari lampu merah Mambo sampai terminal. Sepertinya petugas Dishub tidak menggubris keberadaan mereka," keluhnya, Rabu (2/4).

Lurah Tanjung Priok, Suyono membenarkan, akhir-akhir ini Jl Enggano menjadi tempat parkir sejumlah kontainer. Bahkan, untuk mengatasi persoalan ini pihaknya sudah melakukan rapat di tingkat kecamatan untuk mencari solusi.

"Memang warga sudah banyak yang mengeluhkan. Nanti kita akan tindaklanjuti bersurat ke Sudin Perhubungan agar menertibkan," ucapnya.

Plt Kasudin Perhubungan Jakarta Utara, Arifin Hamonangan mengakui, memang saat malam beberapa lokasi di Jakarta Utara berubah menjadi parkir kontainer. Namun untuk melakukan penindakan, dirinya mengaku harus berkoordinasi dahulu dengan instansi terkait seperti kepolisian dan TNI.

"Lokasinya memang rawan, kita tidak bisa masuk sendiri. Nanti kita akan koordinasikan dahulu dengan polisi dan garnisun untuk bersama-sama melakukan penindakan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3136

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 736

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 641

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1401

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1016

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks