Jl Enggano Marak Pakir Liar Kontainer

Rabu, 02 April 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Dunih 3820

kontainer_parkir.jpg

(Foto: doc)

Praktik parkir liar yang membuat macet jalan bukan hanya dilakukan oleh mobil pribadi dan angkutan umum saja. Tapi, truk kontainer sejak tiga bulan terakhir ini juga kerap parkir sembarangan di badan Jl Enggano, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Akibat penggunaan badan jalan tersebut, kawasan itu selalu dilanda kemacetan hingga 500 meter.

Kondisi ini cukup merepotkan pengguna jalan. Terlebih, Jl Enggano merupakan jalan nasional yang terdiri dari 3 ruas lajur. Masing-masing lajur di kedua arah memiliki lebar 15 meter.

Di jalan yang menghubungkan Jl Yos Sudarso dengan Jl RE Martadinata itu, hampir setiap malam selalu dipadati kontainer yang parkir. Mereka parkir di badan jalan kedua lajur mulai sekitar pukul 19.00. Bahkan bila sedang penuh parkir hingga memakan dua ruas jalan.

Warga RW 05 Kelurahan Tanjung Priok, Idris (41) mengaku, merasa terganggu dengan keberadaan truk kontainer yang parkir di sepanjang Jl Enggano. Keberadaan parkir truk itu, membuat dirinya seringkali terjebak kemacetan saat melintas di jalan tersebut.

"Sudah sejak 3 bulan ini setiap malam jadi parkiran kontainer. Saya kalau pulang kerja kejebak macet mulai dari lampu merah Mambo sampai terminal. Sepertinya petugas Dishub tidak menggubris keberadaan mereka," keluhnya, Rabu (2/4).

Lurah Tanjung Priok, Suyono membenarkan, akhir-akhir ini Jl Enggano menjadi tempat parkir sejumlah kontainer. Bahkan, untuk mengatasi persoalan ini pihaknya sudah melakukan rapat di tingkat kecamatan untuk mencari solusi.

"Memang warga sudah banyak yang mengeluhkan. Nanti kita akan tindaklanjuti bersurat ke Sudin Perhubungan agar menertibkan," ucapnya.

Plt Kasudin Perhubungan Jakarta Utara, Arifin Hamonangan mengakui, memang saat malam beberapa lokasi di Jakarta Utara berubah menjadi parkir kontainer. Namun untuk melakukan penindakan, dirinya mengaku harus berkoordinasi dahulu dengan instansi terkait seperti kepolisian dan TNI.

"Lokasinya memang rawan, kita tidak bisa masuk sendiri. Nanti kita akan koordinasikan dahulu dengan polisi dan garnisun untuk bersama-sama melakukan penindakan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 875

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 791

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1154

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 595

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1095

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks