Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengapresiasi laporan Indonesian Coruption Watch (ICW) yang menyebutkan adanya pungutan liar (pungli) dan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang tidak tepat sasaran.
Dikatakan Jokowi, informasi dan data yang diberikan ICW sangat bagus, untuk itu dirinya akan menindaklanjuti temuan ICW dan melakukan evaluasi kepada siswa penerima KJP.
"Iya dong jelas ditindaklanjuti. Masa informasi bagus kayak gitu nggak ditindaklanjuti," kata Jokowi, Rabu (2/4).
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengakui adanya temuan Indonesian Corruption Watch (ICW) terkait penyimpangan dana program KJP. Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta pun diinstruksikan untuk mengandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan ICW dalam pengawasan program KJP.
Seperti diketahui, ICW melansir hasil risetnya dimana ditemukan potongan sebesar Rp 50.000 - 100.000 pada penerima program KJP. Selain itu, penerima KJP sebanyak 19,4 persen diketahui tidak tepat sasaran. Bahkan 31,7 persen lainnya tak jelas keberadaannya. Kemudian, adanya dugaan tiga parpol yang turut bermain dalam program KJP tersebut.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
1245
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
726
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
616
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital