Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengapresiasi laporan Indonesian Coruption Watch (ICW) yang menyebutkan adanya pungutan liar (pungli) dan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang tidak tepat sasaran.
Dikatakan Jokowi, informasi dan data yang diberikan ICW sangat bagus, untuk itu dirinya akan menindaklanjuti temuan ICW dan melakukan evaluasi kepada siswa penerima KJP.
"Iya dong jelas ditindaklanjuti. Masa informasi bagus kayak gitu nggak ditindaklanjuti," kata Jokowi, Rabu (2/4).
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengakui adanya temuan Indonesian Corruption Watch (ICW) terkait penyimpangan dana program KJP. Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta pun diinstruksikan untuk mengandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan ICW dalam pengawasan program KJP.
Seperti diketahui, ICW melansir hasil risetnya dimana ditemukan potongan sebesar Rp 50.000 - 100.000 pada penerima program KJP. Selain itu, penerima KJP sebanyak 19,4 persen diketahui tidak tepat sasaran. Bahkan 31,7 persen lainnya tak jelas keberadaannya. Kemudian, adanya dugaan tiga parpol yang turut bermain dalam program KJP tersebut.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2829
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1247
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing
Senin, 14 September 2026
1034
Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan
Sabtu, 12 September 2026
1173
111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis