Melihat Produksi Tempe di Sentra Tempe Rorotan

Senin, 02 Februari 2026 Reza Pratama Putra 111


Sejumlah pekerja memproduksi bahan makanan tempe secara tradisional di kawasan Sentra Tempe Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (2/2). Salah satu rumah produksi "Ibu Mur" di Sentra Tempe Rorotan mengolah 1.700 kilogram kacang kedelai yang mampu menghasilkan hingga 2.500 kilogram tempe dalam sehari untuk mencukupi kebutuhan sebagian pasar tradisional di wilayah Jakarta Utara.

Unduh Potret
1tempe rorotan

Seorang pekerja membawa kedelai untuk diproses menjadi tempe

2tempe rorotan

Kedelai akan direbus selama kurang lebih 4 jam untuk melunakkan sekaligus mematangkan biji kacang kedelai

3tempe rorotan

Kedelai yang telah direbus akan melalui proses pemisahan kulit dengan biji kacang kedelai menggunakan mesin giling guna menghasilkan biji kacang kedelai yang berkualitas

4tempe rorotan

Seorang pekerja mencuci kembali dan mengangkat sisa ampas yang terbawa dari mesin giling

5tempe rorotan

Pekerja memasukkan kedelai yang telah dicampur ragi untuk dicetak menjadi tempe menggunakan wadah plastik

6tempe rorotan

Pemerataan biji kacang kedelai didalam wadah plastik dilakukan agar proses fermentasi tempe bisa berlangsung maksimal

7 tempe rorotan

Tempe yang telah dicetak akan melalui proses fermentasi melalui suhu udara selama 1 - 2 hari

8tempe rorotan

Tempe yang telah melalui proses fermentasi akan ditusuk untuk membuang sisa uap udara yang tersimpan didalam plastik tempe

9tempe rorotan

Tempe berkualitas dengan biji kacang kedelai yang padat siap dipasarkan kepada masyarakat