Jembatan Blok G Tanah Abang Nyaris Roboh

Kamis, 03 April 2014 Reporter: Agustian Anas, Andry Editor: Agustian Anas 4930

jembatan-Blok-G-Tanah-Abang_agustian.jpg

(Foto: doc)

Jembatan yang menghubungan Gedung Blok G dan F Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat amblas dan nyaris roboh, Rabu (2/4) malam.

Pantauan di lapangan, beton jembatan sepanjang 38 meter yang membentang di atas Jalan Kebon Jati, Tanah Abang ini bergeser dari posisi normal hingga mengakibatkan kemiringan.

Beruntung, masih ada tiang penyangga di bawah jembatan itu sehingga beton tidak jatuh menimpa pekerja. Walau demikian, insiden ambrolnya beton jembatan itu sempat membuat geger warga sekitar.

Proses pembangunan jembatan yang dikerjakan PT Nusa Konstruksi Enginering ini sempat dihentikan. Petugas kepolisian memasang police line atau garis polisi di lokasi kejadian.

Sutarno (48), security Blok F Tanah Abang mengatakan, peristiwa ini bermula ketika sejumlah pekerja mengerjakan pembangunan jembatan penghubung sekitar pukul 20.30. Tiba-tiba, terdengar suara gemuruh disusul dengan melengkungnya konstruksi beton jembatan.

"Kayaknya ganjelan betonnya miring sebelah. Ada 12 regu yang kerja sehari-hari. Waktu kejadian, saya lihat pekerja ada yang sampai lompat ke beton lain karena takut jembatan jatuh," katanya kepada beritajakarta.com di lokasi, Kamis (3/4).

Menurut Sutarno, begitu para pekerja melompat, konstruksi jembatan terus bergeser hingga miring. Beruntung pondasi jembatan mampu menahan beban beton sehingga tak sampai terjatuh dan mengenai pekerja di bawahnya. "Waktu kejadian arus lalu lintas masih ramai, saya bergegas tutup jalan. Untungnya masih ada pondasi besi baja yang nahan beton jembatan," ujarnya.

Arief Martono, Staf PT Nusa Konstruksi Enginering menjelaskan, pengerjaan jembatan penghubung Blok F dengan Blok G Pasar Tanah Abang sudah berjalan 67 persen. Pasca kejadian, pihaknya kemarin malam langsung meminta kepolisian menutup sementara Jalan Kebon Jati, Tanah Abang yang berada tepat di bawah jembatan. "Kita minta Jalan Kebon Jati ditutup sementara dan dialihkan ke jalur lain. Pengerjaan sudah 67 persen," ujarnya.

Ia mengutarakan, insiden ini kemungkinan disebabkan dudukan beton bergeser karena tidak terpasang seimbang hingga menimbulkan kemiringan lalu turun ke bawah. Ketinggian beton jembatan dari atas tanah sendiri sekitar dua meter dengan lebar 80 sentimeter.

Arief mengatakan, kejadian ini bukan akibat kesalahan pengerjaan. Beton jembatan yang ambrol itu akan segera diangkat kembali dengan alat berat. "Ini sial aja. Itu masih aman. Ada tiga orang yang dimintai keterangan polsek. Rencananya kita mau pasang 16 beton, yang sudah 10 beton," tukasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Jaya, Djangga Lubis meminta ambrol konstruksi beton jembatan penghubung antara Blok F dan Blok G Tanah Abang ditangani segera agar tidak menimbulkan kemacetan di lokasi. "Saya minta ini ditangani segera, supaya jalan di sini nggak macet parah, karena di bawahnya itu jalan utama," katanya. 
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2509

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1203

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 966

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 512

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 409

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks