Jembatan Blok G Tanah Abang Nyaris Roboh

Kamis, 03 April 2014 Reporter: Agustian Anas, Andry Editor: Agustian Anas 5012

jembatan-Blok-G-Tanah-Abang_agustian.jpg

(Foto: doc)

Jembatan yang menghubungan Gedung Blok G dan F Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat amblas dan nyaris roboh, Rabu (2/4) malam.

Pantauan di lapangan, beton jembatan sepanjang 38 meter yang membentang di atas Jalan Kebon Jati, Tanah Abang ini bergeser dari posisi normal hingga mengakibatkan kemiringan.

Beruntung, masih ada tiang penyangga di bawah jembatan itu sehingga beton tidak jatuh menimpa pekerja. Walau demikian, insiden ambrolnya beton jembatan itu sempat membuat geger warga sekitar.

Proses pembangunan jembatan yang dikerjakan PT Nusa Konstruksi Enginering ini sempat dihentikan. Petugas kepolisian memasang police line atau garis polisi di lokasi kejadian.

Sutarno (48), security Blok F Tanah Abang mengatakan, peristiwa ini bermula ketika sejumlah pekerja mengerjakan pembangunan jembatan penghubung sekitar pukul 20.30. Tiba-tiba, terdengar suara gemuruh disusul dengan melengkungnya konstruksi beton jembatan.

"Kayaknya ganjelan betonnya miring sebelah. Ada 12 regu yang kerja sehari-hari. Waktu kejadian, saya lihat pekerja ada yang sampai lompat ke beton lain karena takut jembatan jatuh," katanya kepada beritajakarta.com di lokasi, Kamis (3/4).

Menurut Sutarno, begitu para pekerja melompat, konstruksi jembatan terus bergeser hingga miring. Beruntung pondasi jembatan mampu menahan beban beton sehingga tak sampai terjatuh dan mengenai pekerja di bawahnya. "Waktu kejadian arus lalu lintas masih ramai, saya bergegas tutup jalan. Untungnya masih ada pondasi besi baja yang nahan beton jembatan," ujarnya.

Arief Martono, Staf PT Nusa Konstruksi Enginering menjelaskan, pengerjaan jembatan penghubung Blok F dengan Blok G Pasar Tanah Abang sudah berjalan 67 persen. Pasca kejadian, pihaknya kemarin malam langsung meminta kepolisian menutup sementara Jalan Kebon Jati, Tanah Abang yang berada tepat di bawah jembatan. "Kita minta Jalan Kebon Jati ditutup sementara dan dialihkan ke jalur lain. Pengerjaan sudah 67 persen," ujarnya.

Ia mengutarakan, insiden ini kemungkinan disebabkan dudukan beton bergeser karena tidak terpasang seimbang hingga menimbulkan kemiringan lalu turun ke bawah. Ketinggian beton jembatan dari atas tanah sendiri sekitar dua meter dengan lebar 80 sentimeter.

Arief mengatakan, kejadian ini bukan akibat kesalahan pengerjaan. Beton jembatan yang ambrol itu akan segera diangkat kembali dengan alat berat. "Ini sial aja. Itu masih aman. Ada tiga orang yang dimintai keterangan polsek. Rencananya kita mau pasang 16 beton, yang sudah 10 beton," tukasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Jaya, Djangga Lubis meminta ambrol konstruksi beton jembatan penghubung antara Blok F dan Blok G Tanah Abang ditangani segera agar tidak menimbulkan kemacetan di lokasi. "Saya minta ini ditangani segera, supaya jalan di sini nggak macet parah, karena di bawahnya itu jalan utama," katanya. 
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7036

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4657

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2172

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2203

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1747

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks