Rabu, 19 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Agustian Anas
3180
(Foto: doc)
Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) DKI Jakarta meluncurkan Dompet Kagama Peduli Bencana (DKPB). Acara peluncuran sekaligus sosialisasi nomor rekening DKPB kepada para alumni lewat pertunjukan amal yang digelar di Auditorium Abdurrahman Saleh, Gedung RRI, Jakarta, Selasa (18/3) malam, ini dihadiri tak kurang 300 alumni, termasuk Menpora Roy Suryo.
"Selama ini, bentuk kepedulian Kagama terhadap bencana alam sifatnya spontan dan sporadis. ketika terjadi bencana, diantara anggota saling kontak, lalu urunan. Melalui DKPB, Kagama berharap memiliki dana abadi yang dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu dan merancang program yang lebih sistematis," kata Meinarwati, Ketua Panitia Acara.
Meinarwati menginformasikan, rekening atas nama "Dompet Kagama Peduli Bencana" itu telah dibuka di Bank DKI Cabang Otista, dengan nomor 511.11.03116.3. "Kontribusi alumni tentu tidak dibatasi hanya dalam bentuk dana, tetapi juga dalam bentuk program atau kegiatan yang paralel dengan rencana aksi Kagama," ujarnya.
Sementara Ketua Kagama DKI Jakarta, Budi Karya Sumadi mengatakan, Dompet Kagama Peduli Bencana yang digagas hanya beberapa bulan ini membuktikan komitmen Kagama untuk tetap peduli terhadap sesama manusia.
"Dengan dompet bencana ini, diharapkan bantuan yang tersalurkan memiliki konsep. Sehingga, di saat bencana terjadi kita telah siap apa yang akan dilakukan. Begitu juga pascabencana, kita juga tahu apa yang kita lakukan," kata Budi.
Dirinya pun mengungkapkan, dalam meluncurkan DKPB, Kagama rencananya juga akan menggandeng pihak Telkomsel yang akan dioperasikan melalui program-program layanan dari operator seluler Telkomsel.
Seperti diketahui, bencana banjir di tahun 2014 ini berbeda dengan tahun kemarin. Tahun ini, relatif meluas ke seluruh wilayah Indonesia dan lebih lama. Kondisi ini diperparah dengan terjadinya tanah longsor maupun gempa bumi di beberapa daerah.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sejak bulan Januari hingga Maret, ada 372 kali kejadian bencana. Dari kejadian tersebut, korban meninggal mencapai 245 jiwa, luka-luka 1.523 jiwa dan korban mengungsi 1.044.990 jiwa.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
4808
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
785
Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna
Selasa, 03 Februari 2026
628
Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini
Selasa, 03 Februari 2026
614
Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Diluncurkan Pekan Depan