Pj Gubernur: Pembangunan NCICD untuk Atasi Banjir Rob di Jakarta

Selasa, 03 Januari 2023 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 3851

Pj Gubernur : Pembangunan NCICD untuk Keamanan Jakarta

(Foto: Nugroho Sejati)

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, Selasa (3/1), menggelar rapat pimpinan (Rapim) membahas proyek pembangunan berkelanjutan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di sepanjang pesisir Ibu Kota.

Kami upayakan pembangunan dapat berjalan dengan baik

Ditegaskan Heru, program nasional NCICD untuk membangun tanggul pantai dan tanggul laut (Giant Sea Wall)  harus segera dituntaskan supaya permasalahan banjir rob di Jakarta bisa teratasi. Selain itu,  pembangunan NCICD juga mampu merealisasikan ketersedian air bersih untuk warga di Jakarta Utara.  

"Jika Jakarta ingin aman dari kenaikan permukaan laut (banjir rob), antisipasi kita dengan pembangunan tanggul laut dan pantai. Kami upayakan pembangunan dapat berjalan dengan baik," kata Heru.

Heru mengatakan, proyek pembangunan tanggul NCICD menjadi tanggungjawab bersama pemerintah pusat dan Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA).

Menurut Heru, pihaknya ingin melihat konsep pembangunan NCID yang diinisiasikan Dinas Sumber Daya Air (SDA) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Selanjunya, dia akan meneruskan hasil rapat ini ke Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Besok, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta akan melihat konsep pembangunan NCID. Terkait konsep ini kami bersinergi dengan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)," ungkap Heru.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal menjelaskan, pihaknya akan membangun tanggul pantai sepanjang 11 kilometer yang berada di empat kluster yakni wilayah Muara Angke, Pantai Mutiara, Sunda Kelapa, dan Kali Blencong. 

Dijabarkan Yusmada, wilayah yang dibangun tanggul ini sepanjang 46 kilometer dan sudah dikerjakan pemerintah pusat sepanjang 12 kilometer, tersisa 33 kilometer. Adapun rincian pembangunan lanjutan tersebut, sepanjang 11 kilometer akan dikerjakan Kementerian PUPR, lalu 11 kilometer oleh perusahaan Pelindo dan 11 kilometer dikerjakan Dinas SDA DKI.

"Pembangunan ini kita rencanakan tiga tahun mendatang 2023-2025 dengan anggaran sebesar 595 milliar. Kami berharap pengerjaan ini bisa secepatnya diselesaikan," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Pj Gubernur DKI Sidak ke Ruang Kerja BPKD dan BKD

Pj Gubernur Cek Proses Kerja ASN Balaikota

Selasa, 03 Januari 2023 2791

pj gub

Pj Gubernur Optimis Perekonomian Jakarta Terus Tumbuh

Senin, 02 Januari 2023 2315

Tinjau Penghijauan Kolong Tol Becakayu, Heru: Urban Farming Perlu Dikembangkan

Tinjau Penghijauan Kolong Tol Becakayu, Heru: Urban Farming Perlu Dikembangkan

Selasa, 03 Januari 2023 1916

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2950

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1319

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 514

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1292

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1098

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks