DKI-Sumbar Tandatangani MoU Perikanan

Rabu, 17 Juni 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 3800

 DKI-Sumbar Tandatangani MoU Perikanan

(Foto: Yopie Oscar)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Provinsi Sumatera Barat terkait kerja sama bidang perikanan. Dengan kerja sama ini nelayan kedua belah pihak bisa leluasa mengambil ikan tanpa takut tersangkut masalah hukum.

Ini membuat saling menguntungkan. Semoga bermanfaat untuk nelayan

Kerja sama ini adalah tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (Permen) Nomor 36 Tahun 2014 tentang Andon Penangkapan Ikan. Andon tersebut harus ada payung hukum turunan dalam bentuk MoU terlebih dahulu. Mengingat pengambilan ikan secara berpindah-pindah daerah berpeluang menimbulkan konflik antara sesama nelayan.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyambut baik kerja sama yang dilakukan. Karena kerja sama ini menguntungkan kedua belah pihak. "Ini membuat saling menguntungkan. Semoga bermanfaat untuk nelayan," kata Basuki, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (17/6).

Basuki berharap dengan adanya kerja sama ini bisa membantu perekonomian di Sumatera Barat. Karena mampu menarik pekerja lokal untuk pengolahan ikan sebelum diimpor. "Ini bisa membantu perekonomian di daerah juga, karena kita memang mendorong perekonomian daerah tumbuh," ucapnya.

Selain dengan Sumatera Barat, kerja sama serupa juga akan dilakukan dengan daerah lain. Tujuannya agar bisa menguasai pasar, sehingga bisa mengontrol harga pangan. "Kami ingin kerja sama seluas mungkin dengan semua daerah. Kita ingin kuasai pasar, mengontrol harga, inflasi," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengatakan, sejak adanya Permen tersebut kegiatan nelayan sempat terhenti, karena mereka takut akan tertangkap sebelum payung hukum terbit. "Makanya kami menyegerakan, karena setelah keluar kebijakan itu kegiatan nelayan DKI terhenti. Dan itu merugikan semua pihak," ujarnya.

Menurut Irwan, dengan adanya kerja sama ini maka bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, bisa menarik tenaga kerja yang jumlahnya mencapai ratusan orang. "Kerja sama ini juga bisa meningkatkan PAD kita. Ikan tuna yang diambil dipotong dan diolah di Sumatera Barat. Ini potensi besar bagi kami," katanya.

BERITA TERKAIT
DKI Matangkan Kerjasama Pembibitan Sapi Lokal dengan NTT

DKI-NTT Matangkan Kerja Sama Pembibitan Sapi Lokal

Kamis, 26 Februari 2015 5549

Tingkatkan Mutu Pendidikan, DKI Kerjasama dengan Unibraw

DKI Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Unibraw

Kamis, 30 April 2015 5738

Pemkab dan Univ.Gunadarma Tandatangani MOU Peningkatan Pariwisata

Kepulauan Seribu Jalin Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi

Jumat, 08 Mei 2015 7830

Pemprov DKI Kerjasama dengan PPATK

Pemprov DKI Kerjasama dengan PPATK

Rabu, 21 Januari 2015 3706

Temui Ahok, Walikota Tangsel Ingin Pastikan Dana Bantuan

Temui Ahok, Walikota Tangsel Ingin Pastikan Dana Bantuan

Kamis, 26 Maret 2015 4018

BERITA POPULER
PPPK P3K jakut anita4

1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

Rabu, 01 Juli 2026 2194

Bantaran Anak Kali Cilwung tanam Pohon Bungur budi2

Bantaran Anak Kali Ciliwung di Pinangsia Ditanami Pohon

Jumat, 03 Juli 2026 780

BEI fakhri

Bank Jakarta dan BEI Dorong Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Rabu, 01 Juli 2026 879

Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa anita

Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

Senin, 29 Juni 2026 1015

Pramono Pastikan Dukung Penuh Sekolah Rakyat di Jakarta

Pramono Pastikan Dukung Penuh Sekolah Rakyat di Jakarta

Jumat, 03 Juli 2026 423

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks