Rabu, 19 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Agustian Anas
9745
(Foto: doc)
Meski sudah tidak beroperasi sejak Januari lalu, namun hingga kini pembongkaran Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan belum juga dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Hal ini dikarenakan pembongkaran terminal yang akan dijadikan Depo Mass Rapid Transit (MRT) tersebut masih menunggu proses lelang.
“Memang lagi tunggu karena kalau dibongkar itu mesti dilelang dulu," kata Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balaikota, Rabu (19/3).
Ia mengatakan, pembongkaran terminal Lebak Bulus harus melalui proses lelang karena bekas infrastruktur di kawasan tersebut bakal memberikan keuntungan finansial bagi Pemprov DKI. "Itu kan masih ada besi-besi tua, kalau jual bisa untung. Harus dilelang karena dijual bisa dapat duit. Tidak ada masalah itu," ujar mantan Bupati Belitung Timur itu.
Sekadar diketahui, operasional Terminal bus AKAP Lenak Bulus telah ditutup sejak Januari 2014. Pemprov DKI juga akan membongkar Terminal Lebak Bulus untuk dijadikan depo utama Mass Rapid Transit (MRT). Pembongkaran akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan penutupan layanan transportasi bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Penutupan Terminal Lebak Bulus juga dilakukan untuk menata peta keberangkatan bus antarkota di Jakarta. Nantinya, bus tujuan Sumatera akan berangkat dari Kalideres, bus tujuan Jawa Barat akan berangkat dari Kampung Rambutan, sementara bus tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur, dan daerah di timur berangkat dari Pulo Gadung. Selama ini, Terminal Lebak Bulus melayani semua tujuan.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
876
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
792
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1156
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga