Food Station Pastikan Stok Beras Jelang Nataru Aman

Sabtu, 17 Desember 2022 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 3205

Food Station Permintaan Beras Nataru

(Foto: doc)

PT Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ) berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Stok beras di Food Station relatif aman

Direktur Utama PT FSTJ, Pamrihadi Wiraryo mengatakan, per bulan, kebutuhan beras warga Jakarta sebanyak 85.000 ton. Meski demikian, pihaknya memastikan permintaan terhadap komoditas beras tidak mengalami peningkatan berarti menjelang atau saat Nataru.

“Kalau komoditas beras relatif tidak ada kenaikan berarti menjelang Natal dan tahun baru,” ujarnya, Sabtu (17/12).

Pamrihadi merinci, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) sebanyak 34.000 ton dan 6.000 ton di Food Station. Sementara, stok pengaman (safety stock) di angka 30.000 ton.

"Stok beras di Food Station relatif aman," katanya.

Menurut Pamrihadi, selain di Gudang Cipinang, stok beras Food Station juga terdapat di Pamanukan. Sebaran stok beras Food Station lainnya di 4.500 jaringan toko modern dan tradisional se-Jabodetabek di kisaran 700 sampai 1.000 ton. Kemudian di enam pabrik mitra produksi Food Station sebanyak 5.500 ton.

Food Station juga melakukan Contract Farming bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah yang surplus untuk mengamankan atau mendapatkan kepastian bahan baku. Terdapat 145 Gapoktan dengan total 16.360 petani.

“Budidaya sendiri yang dilakukan Food Station dengan mitra management juga akan dipanen dalam minggu mendatang. Jadi saat ini stok cadangan beras relatif aman,” ucap Pamrihadi.

Pamrihadi menyampaikan, Food Station bersama Perum Bulog menjaga stabilitas harga beras melalui program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH). Salah satu upaya yang dilakukan menambah pasokan beras ke pasaran bekerja sama dengan Koperasi Pedagang Pasar Induk beras (KOPPIC), Persatuan Penggilingan Padi (PERPADI) dan Badan Pangan Nasional (BPN).

Ia menambahkan, selain beras, cadangan pangan seperti gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, jagung dan kopi juga akan tetap terjaga dan terpenuhi. Pihaknya pun berkomitmen menjaga keseimbangan dan keterjangkauan harga, suplai pangan, distribusi, standarisasi harga dan kualitas.

“Dalam waktu dekat kami akan konsolidasi seluruh BUMD pangan beserta Dinas KPKP DKI Jakarta menghadapi Nataru,” tandas Pamrihadi.

BERITA TERKAIT
stok pangan antara 2022

Ini Tiga Fokus DKI Antisipasi Gejolak Pangan Jelang Nataru

Jumat, 16 Desember 2022 3755

Permintaan Daging di Jakarta Diprediksi Meningkat 15 Persen saat Nataru

Stok Daging di Jakarta Jelang Nataru Dipastikan Aman

Jumat, 16 Desember 2022 4353

Terminal Kampung Rambutan Masih Landai

Lonjakan Penumpang Terminal Kampung Rambutan Diprediksi H-7 Libur Nataru

Kamis, 08 Desember 2022 3498

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2297

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2224

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1687

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 955

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1341

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks